Bertempat di Desa Pekalobean, Babinsa Koramil 1419-04/Alla Hadiri Bimtek Tim Posko Penanganan Covid-19 Tingkat Desa/Kelurahan



ENREKANG - Babinsa Koramil 1419-04/Alla Serda Kamiluddin menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Posko Penanganan Covid-19 tingkat Desa/Kelurahan, bertempat di Desa Pekalobean, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. Rabu (21/04/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Anggeraja Suparman S.E, Kades Pekalobean Drs. Nasmin Direktur Rs Puang Sabbe Dr. Sri Siswaty Z, Ketua PKK Kec. Anggeraja Amalia Sp, Kasi Trantib Kantor Camat Anggeraja Hj. Nurhayati, Para Kepala Dusun Desa Pekalobean, dan Karang Taruna Desa Pekalobean.

Kegiatan tersebut di laksanakan dalam rangka mensukseskan program dari pemerintah terkait penanganan Covid-19 yang diatur dalam instruksi menteri dalam negeri (Inmendagri) No 3 Tahun 2021 terkait penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro Zonasi Wilayah guna pengendalian penyebaran virus Covid-19

Dalam kesempatan tersebut Camat Anggeraja Suparman S,E menyampaikan bahwa program PPKM Mikro Covid-19 ini bertujuan untuk pengendalian penyebaran virus Corona sampai ke tingkat RT, dengan membagi daerah hingga ketingkat RT apakah masuk zona hijau, kuning, orange atau merah untuk itu kami mengajak masyarakat untuk selalu patuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan 5M.

“Dengam program ini setiap desa diharuskan memiliki posko PPKM yang berada di masing-masing balai desa, ketersediaan ruang isolasi mandiri, lumbung pangan serta dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga yang tengah melakukan isolasi mandiri untuk mempersiapkan itu perlu dukungan dari seluruh warga”. Ujar Suparman S,E

Di tempat terpisah Danramil 1419-04/Alla Kaptrn Inf. Muh. Said menuturkan dengan PPKM Mikro diharapkan dapat menimbulkan kedisiplinan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sampai ditingkat RT guna menekan angka penyebaran virus Corona.

“Untuk itu diperlukan kerja sama dari seluruh warga untuk mensukseskan program PPKM Mikro Covid-19 ini dengan bergotong royong bersama saling mengingatkan untuk patuhi protokol kesehatan dengan 5M, serta nantinya personil Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama bidan desa akan ikut melakukan tracing warga bila ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19” Ujar Danramil. (Yga)

Editor: A2W

Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Bantu Warga yang Akan Melahirkan di Perbatasan Papua



KEEROM – Pos Kout Arso Tami Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista membantu evakuasi Mama Precilia (18) salah satu warga yang sudah sejak kemarin sore merasakan mules atau sakit pada bagian perutnya karena siap menunggu kelahiran anak pertamanya, di Kampung Workwana, Distrik Arso, Kab. Keerom, Papua. Rabu, (21/04/2021)

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Rabu, (21/04/2021).

Dansatgas mengungkapkan bahwa hal ini merupakan kejadian yang baru bagi Pos Kout menangani pasien yang akan melahirkan, menurut laporan tim kesehatan pada saat Pos Kout Arso Tami sedang melaksanakan pelayanan kesehatan keliling, Bapak Melkiyon Wonda (23) melaporkan kepada tim kesehatan Satgas bahwa Istrinya sedang merasakan sakit pada bagian perutnya seperti menandakan akan melahirkan di sertai dengan kondisinya yang terus menurun karena kehamilannya sudah memasuki 8 (delapan) bulan lebih 2 (dua) minggu.

“Ketika akan dilakukan pemeriksaan di rumah mama Precilia oleh bidan desa dengan dibantu oleh tim kesehatan Pos Kout Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista, mama Precilia sudah merasakan mules-mules disertai sakit pada bagian perutnya karena kehamilannya yang sudah semakin matang dan karena keterbatasan peralatan medis untuk pasien yang akan melahirkan maka, suaminya minta bantuan tim kesehatan Pos Kout Arso Tami untuk bantu membawa mama Precilia ke Rumah Sakit Kwaingga Daerah Kabupaten Keerom,” ucap Ade.

Setelah melihat kondisi mama Precilia yang sudah hamil besar diprediksi dalam minggu ini akan melahirkan anak pertamanya, walaupun sudah di bantu pengecekan kandungan oleh bidan desa disarankan oleh Tim Kesehatan Pos Kout Arso Tami agar kandungan mama di cek ulang terlebih dahulu di Rumah Sakit Kwaingga Daerah Kabupaten Keerom sehingga mendapat informasi yang lebih jelas dari hasil pemeriksaan kandungan, penanganan medis dan kebutuhan obat-obatan yang baik bagi ibu hamil serta pelayanan fasilitas yang lengkap dari Rumah Sakit Pemerintah.

Selain itu, Bidan yang melakukan pengecekan terhadap kandungan mama Precilia di rumah sakit Kwaingga Daerah Kabupaten Keerom Ibu Dian, A.Md., Keb. (45) menurutnya, mama precilia perlu melaksanakan istirahat yang cukup dan mengurangi aktifitas yang berlebihan hanya perlu latihan itupun dengan berjalan kaki secukupnya agar menjaga kondisi mama precilia dan kandungannya tetap sehat karena usia kandungannya sudah mendekati persiapan lahiran anak pertama.

“Kami menyarankan kepada mama Precilia dan suaminya karena usia kehamilan mama precilia sudah mendekati persiapan lahiran maka perlu dijaga kondisi kesehatan baik mama maupun janinnya dengan mengurangi aktifitas yang berat atau berlebihan, istirahat yang cukup dan olah raga dengan berjalan kaki secukupnya.” Imbuh Dian.

Di tempat terpisah, Dokter Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Lettu Ckm dr. Kristia Yudha Bayu M, mengatakan pada saat di datangi kediaman bapak Melkiyon Wonda oleh tim Kesehatan Pos Kout Arso Tami di sana sudah ada Ibu Bidan Desa yang sedang membantu mengecek kandungan mama Precilia yang sedang merasakan sakit pada bagian perutnya, setelahnya tim kesehatan Satgas memberikan opsi kepada Sang Suami untuk membawa mama Precilia ke Rumah Sakit terdekat agar mendapat penanganan dan pemeriksaan medis yang baik untuk mengambil tindakan awal.

“Karena kondisi mama Precilia yang semakin menurun kami menyarankan kepada sang suami agar mama Precilia di evak ke rumah sakit terdekat, akhirnya setelah mendapat persetujuan suami dan pihak keluarga, dengan menggunakan kendaraan dinas Ambulance Bakes Pos Kout Arso Tami beserta tim kesehatan bergegas untuk evakuasi mama Precilia ke Rumah Sakit Kwaingga Daerah Kabupaten Keerom terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Bayu.

Akhirnya, Kepada keluarga dan perwakilan masyarakat Kampung Workwana yang ikut dalam evakuasi, Dokter Satgas berpesan apabila ada warga yang sakit agar segera dibawa atau dilaporkan ke pos kesehatan Satgas, “ jangan ragu-ragu untuk melaporkan, kami selalu siap membantu kesulitan warga 24 jam,” ungkap Bayu. (Ydh)

Editor: A2W

Pangdam XIV/Hasanuddin kunjungan kerja ke Mamuju



MAMUJU -  Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H bersama Ketua Persit KCK PD XIV/Hasanuddin Ny. Indah Syafei tiba di Bandar Udara Tampa Padang Mamuju Prov. Sulbar disambut Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P, Kasi Pers Korem 142/Tatag Kolonel Inf. Masrief, Kasiterrem 142/Tatag Kolonel Arh. Sri Rusyono, S E, Dandenpal XIV/2 Parepare Letkol Cpl Raden Kresna Effendy, Dandenpom XIV/2 Parepare Mayor Cpm Hastho Sutanto, S.H dan Ketua Persit KCK Koorcabrem 142 Ny. Sari Firman Dahlan.Rabu (21/04/21)

Kedatangan Pangdam XIV/Hasanuddin bersama Ketua Persit KCK PD XIV/Hasanuddin di Sulawesi Barat melaksanakan beberapa agenda kegiatan kunjungan kerja, yakni mengunjungi Korem 142/Tatag, Kodim 1418/Mamuju, Kodim 1401/Majene, Kodim 1402/Polmas, melihat kondisi Pembangunan perumahan Prajurit Korem 142/Tatag dan silaturahmi dengan   Forkopimda Provinsi maupun Kabupaten.

Menurut Kapenrem 142/Tatag Mayor Inf. Ahmad T, S.Sos.M.Si ketika ditemui di Bandar undara Tampa Padang Mamuju mengatakan, Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H adalah pejabat  Pangdam XIV/Hasanuddin yang baru,  menggantikan Mayjen TNI Andi Sumangerukka yang telah memasuki masa pensiun.

" Ini adalah kunjungan pertama beliau ke Mamuju setelah dilantik menjadi Pangdam " ucap Mayor Ahmad

Ahmad juga mengatakan selain mengunjugi Korem 142/Tatag, Pangdam juga akan mengunjungi Kodim  dalam jajaran Korem 142/Tatag.

Turut serta mendampingi Pangdam XIV/Hasanuddin, yakni Asintel Kasdam XIV/Hasanuddin, Asoops Kasdam XIV/Hasanuddin dan Aster Kasdam XIV/Hasanuddin. (AH)

Editor: A2W

Polri Berpegang Teguh Menjaga HAM Dalam Menciptakan Kamtibmas



JAKARTA - Polri dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meneken Memorandum of Understanding (MoU) Tentang Penegakan HAM di Indonesia. Nota kesepahaman itu juga menjadi wadah pertukaran data dan informasi, penggunaan Labfor dan Inafis.

Pada momentum itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, dengan semangat menjunjung tinggi HAM di Indonesia, maka seluruh personel Polri mulai dari prajurit hingga level pimpinan bakal diberikan pemahaman soal menjaga hak asasi manusia.

Menurut Sigit, dengan ditanamkannya pemahaman soal menjunjung tinggi HAM maka kedepannya tidak adalagi celah-celah terjadinya pelanggaran terkait dengan hal tersebut.

"Pemahaman HAM akan diberikan kepada personel Polri mulai dari pelaksana sampai pimpinan. Sehingga dilapangan potensi pelanggaran HAM bisa dihilangkan," kata Sigit dalam acara MoU dengan Komnas HAM di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/2021).

Eks Kabareskrim Polri itu menekankan, saat ini Korps Bhayangkara bakal berpegang teguh untuk menjaga HAM dalam menjalankan tugasnya dalam menciptakan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas).

"Saya menyambut baik perpanjangan nota kesepahaman antara Komnas HAM RI dan Kepolisian. Kerjasama yang ada  bisa dimanfaatkan dan diperlukan untuk proses penyelidikan Komnas seperti Inafis, Labfor dan lainnya," ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

Kesempatan yang sama, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengapresiasi Polri atas penandatanganan nota kesepahaman. Hal ini wujud nyata dari transparansi Polri.

Taufan mengakui, di era kepemimpinan Kapolri Sigit, Korps Bhayangkara saat ini semakin transparan dan lebih kooperatif dengan sesama lembaga maupun pihak eksternal.

"Kami merasakan ada komunikasi dan koordinasi yang baik maka kami sangat terbantu karena diberikan akses dan ruang yang cukup serta keterbukaan Polri," kata Taufan.

Selain itu, kata Taufan, komunikasi di daerah sangat bagus. Dengan tantangan media dan keterbukaan maka kepolisia  berani mendisiplinkan aparat yang salah merupakan suatu kemajuan.

"Dan adanya rekomendasi yang baik direspon dengan baik. Upaya yang dilakukan perkembangan kemajuan dalam bertugas sangat baik," tutup Taufan. (Red)

Editor: A2W

Kapolri dan Dirut BPJS Kesehatan Sepakat Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Pengguna Jalan



JAKARTA -  Jajaran direksi BPJS Kesehatan melakukan kunjungan ke Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Selasa (20/4/2021). Kunjungan ini sekaligus melakukan penandatangan MoU antara BPJS Kesehatan dengan Polri.

Kapolri menyambut baik pelaksanaan MoU yang merupakan kelanjutan. Menurutnya, dengan adanya pemutahiran data kecelakaan, pelayanan kesehatan akan jauh lebih baik. "Dengan adanya program baru dikepolisian pelayanan masyarakat pengguna jalan akan ditingkatkan dengan harapan dapat mempercepat pelayanan dan tidak berbelit-belit," katanya.

Ke depan, kata Kapolri, pihaknya akan mengembangkan rumah sakit standar yang difokuskan kepada anggota yang sakit agar dapat memberikan pelayanan optimal. 

"Kondisi anggota yang sakit agar dicover dengan BPJS, dan dipikirkan anggota yang jauh dan perlu kecepatan menyelamatkan jiwa, tolong di pikirkan secara teknis," ungkapnya. 


Sementara Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti mengatakan, kedatangan dirinya bersama jajaran guna memperkuat koordinasi dan kerjasama yang selama ini sudah terbangun antara BPJS Kesehatan dengan Polri. Salah satunya mengenai pemutahiran data kecelakaan.

"Pemutahiran data Polri dan pembayaran pertukaran informasi data kecelakaan," kata Ali.

Menurutnya, pertukaran data saat ini sudah dilakukan secara elektronik, terutama di saat pandemi. BPJS, kata Ali, juga sudah mengembangan sidik jari dan pengenalan wajah.

Selain membahas pemutahiran data kecelakaan, ia berharap jajaran Korlantas dapat menanyakan para pembuat SIM apakah sudah mempunyai BPJS atau tidak.

Pelayanan ke anggota Polri juga akan ditingkatkan, dimana jika ada anggota Polri yang dalam keadaan emergency dapat segera dicover. "Ada anggota Polri dalam keadaan emergency bisa dicover, kalau di RS Polri lebih bagus," tandasnya. (Red)

Editor: A2W

Sijago Merah Ngamuk 1 Unit Rumah Terbakar, Brimob Bone Gerak Cepat Bersihkan Sisa Puing Kebakaran



BONE - Nasib malang ditimpa oleh keluarga Syahril ( 57 Tahun ), pasalnya warga Kelurahan Palette Kecamatan Tanete Riattang Timur yang berprofesi sebagai nelayan ini harus kehilangan rumahnya dalam insiden kebakaran yang terjadi pada Selasa malam ( 19/04/21 ) sekitar pukul 21.47 WITA. Kesedihan keluarga ini semakin bertambah karena insiden kebakaran ini terjadi ditengah bulan suci Ramadhan dimana seluruh umat muslim menjalankan ibadah puasa.
Demi meringankan beban warga yang menjadi korban dari insiden kebakaran tersebut, Selasa pagi ( 20/04/21 ) personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos. melakukan kegiatan bakti sosial membersihkan sisa-sisa puing kebakaran dan mendirikan tenda darurat untuk tempat tinggal sementara bagi korban kebakaran.

Dengan berbekal peralatan korvey seperti skop, gerobak dan sapu, tampak personel Batalyon C Pelopor dengan semangat melakukan pembersihan sisa-sisa puing kebakaran meskipun tengah menjalankan ibadah puasa. Selain itu tampak pula Danyon C Pelopor juga turun langsung melakukan pembersihan sisa kebakaran.

Saat ditemui oleh awak media di lokasi kebakaran, Danyon C Pelopor mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Batalyon C Pelopor ini murni sebagai panggilan kemanusiaan dalam membantu sesama.

" Jadi kegiatan ini kami lakukan atas dasar kemanusiaan sebagai wujud nyata dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat dalam meringankan beban warga yang tertimpa musibah. Kemudian hal ini juga menjadi perhatian khusus dari kami karena kejadian tersebut terjadi di tengah bulan suci Ramadhan sehingga kami berupaya semaksimal mungkin agar korban kebakaran dapat tetap menjalankan ibadah puasa mereka dengan khusyuk dengan membangun tenda darurat sebagai tempat tinggal sementara bagi keluarga ini," ujar Kompol Nur Ichsan pagi tadi kepada awak media.

Sementara itu di tempat terpisah, Komandan Satuan Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis,P.S.,S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa Satuan Brimob Polda Sulsel akan terus berupaya hadir ditengah masyarakat untuk menolong warga yang mengalami kesusahan atau tertimpa musibah.

" Meskipun dalam kesehariannya Satuan Brimob merupakan satuan tugas Kepolisian yang menangani kejahatan berintensitas tinggi, akan tetapi dengan jiwa kemanusiaan yang tinggi serta sebagai wujud dari Bhakti Brimob Untuk Indonesia, kami juga akan terus berupaya hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu serta mengurangi beban kesulitan warga yang terkena musibah baik itu bencana alam maupun musibah lain seperti kebakaran, dengan harapan melalui kegiatan ini warga yang terkena musibah dapat kembali menjalani kehidupan yang normal seperti sebelumnya," pungkas Kombes Pol. Muhammad Anis.

Kegiatan sosial yang dilakukan oleh Batalyon C Pelopor Satbrimob bersama BAZNAS Kabupaten Bone dan Instansi terkait ini mendapat respon positif dari warga sekitar khususnya dari keluarga Syahril (57). Dalam kesempatan ini Syahril yang merupakan korban dari insiden kebakaran tersebut mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantunya.

" Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Brimob Bone, BAZNAS Bone dan seluruh pihak atas bantuannya terhadap saya. Semoga seluruh amal perbuatan bapak dan ibu sekalian diterima oleh Allah SWT," ungkap Syahril.

Dalam kegiatan sosial yang dilaksanakan pagi tadi ini, juga dilakukan penyerahan bantuan kemanusiaan dari BAZNAS Kabupaten Bone kepada korban kebakaran yang diserahkan langsung oleh Wakil Ketua 1 Baznas Bone Hj Farida Hanafing. Adapun bantuan yang diserahkan berupa paket sembako, Al Qur'an dan sejumlah uang tunai untuk modal usaha.

Dalam kegiatan ini juga tampak hadir beberapa pejabat daerah seperti Lurah Palette Abdullah Kadir, S.Sos.,S.Pd., Kepala Kantor Urusan Agama Tanete Riattang Timur Abdurahim Riduang, S.Ag, M.Hi. Selain itu tampak pula Babinsa Koramil 1407-07 Tanete Riattang dan Bhabinkamtibmas Polsek Tanete Riattang juga turut membantu dalam proses pembersihan sisa-sisa kebakaran. (Red)

Editor: A2W

Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Melaksanakan Pembagian Masker dan Pemberian Obat-obatan Gratis Kepada Warga



KEEROM – Dalam rangka mencegah penyebaran Virus Covid-19, Pos Kout Arso Tami Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista melaksanakan pembagian masker dan pemberian obat-obatan gratis kepada warga di Kampung Workwana, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua.
Hal tersebut disampaikan Dokter Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Lettu Ckm dr. Kristia Yudha Bayu M, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Selasa, (20/04/2021).

Diungkapkan Dokter Satgas, sasaran dari pembagian masker secara gratis ini adalah pengguna jalan dan masyarakat yang tidak menggunakan masker di tempat-tempat umum, sekaligus memberikan edukasi kepada warga tersebut berkaitan dengan pencegahan virus covid-19, diantaranya masyarakat dilarang berkerumun atau bergerombol (physical distancing) dan apabila terpaksa harus berkerumun dianjurkan untuk menjaga jarak dan menggunakan masker serta rajin mencuci tangan dengan sabun yang merupakan bagian dari pola hidup bersih dan sehat.

“Pembagian masker ini menindak lanjuti instruksi pemerintah pusat bahwa salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 selain menjaga jarak dan mencuci tangan juga dengan menggunakan masker jika akan berpergian keluar rumah atau ketempat-tempat umum,” ucap Bayu.

“Kami menghimbau masyarakat agar mematuhi instruksi pemerintah untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus covid-19 agar memakai masker bila akan keluar rumah dan tetap tinggal di rumah bila tidak ada keperluan yang sangat mendesak,” lanjut Bayu.

“Selain itu, kegiatan ini dilakukan oleh seluruh jajaran Pos Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista sebagai wujud nyata mendukung tugas pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam memutus mata rantai wabah virus covid-19.” Tutup Bayu.

Di tempat terpisah, Salah satu warga Workwana Bapak Johanes (59) menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pos Kout Arso Tami yang telah membagikan masker dan memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada masyarakat sambil mengajak dan menghimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak aman guna melindungi masyarakat dari penyebaran virus covid-19 dan memutus penularan virus covid-19.

“Saya ucapkan terimakasih kepada bapak-bapak TNI Pos Kout Arso Tami yang sudah peduli kepada masyarakat kami dengan bagi-bagi masker dan kasih obat yang sakit agar sehat, juga menghimbau masyarakat untuk hidup sehat dan tidak tertular virus corona dengan menggunakan masker kalau keluar rumah, rajin cuci tangan dan jaga jarak,” ucap Johanes. (Pen Satgas Yonif 403/WP)

Editor: A2W

Satgas TNI Yonif 756/WMS, Bersinergi dengan Nakes Puskesmas Agimuga Berikan Pelayanan Kesehatan pada Masya



TIMIKA - Guna memastikan dan menjamin kualitas kesehatan masyarakat, Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS Pos Kiliarma yang berada di bawah Kolakops Korem 174/ATW bersinergi dengan Nakes Puskesmas Agimuga, memberikan pelayanan kesehatan pada siswa-siswi SD YPPK Tilemans Belakmakama dan membagikan kelambu pada masyarakat Kampung Kiliarna Distrik Agimuga Kabupaten Mimika.

Pelayanan kesehatan pada anak SD YPPK Tilemans Belakmakama difokuskan pada pemberian Imunisasi tambahan. Sementara  pembagian kelambu yang memiliki kandungan Insektisida pada masyarakat, bertujuan agar kelambu tersebut, dapat digunakan untuk mencegah gigitan nyamuk yang akan berdampak pada penularan penyakit malaria.

Hal tersebut seperti disampaikan Dansatgas Pamrahwan Yonif 756/WMS Letkol Inf Marolop Edison Bala Hutapea, M.Han melalui rilis tertulisnya di Timika Papua, Senin (19/04/2021).

"Kabupaten Mimika merupakan salah satu Kabupaten di Propinsi Papua yang tergolong tinggi Endemik malarianya. Salah satu hal yang menyebabkan daerah-daerah di Papua masih rawan malaria adalah faktor Geografis dan Budaya di Wilayah tersebut. Masih banyak masyarakat yang tinggal berdekatan dengan kebun, rawa dan pepohonan yang menjadi sarang nyamuk. Hal tersebut dapat meningkatkan resiko dari malaria melalui gigitan nyamuk," kata Dansatgas.

Lebih lanjut Dansatgas menuturkan, "Di Kiliarma, penyakit malaria masih menjadi suatu persoalan yang perlu ditangani secara bersama. Karena kurangnya pengetahuan dan Edukasi pada masyarakat,  mengakibatkan mereka tidak begitu paham akan bahaya dari penyakit tersebut. Untuk mengatasi masalah itu, pos kami di Kiliarma Dpp Takes Praka Usman,  bersama Pegawai Puskesmas Agimuga turun langsung ke lapangan memberikan pelayanan kesehatan berupa Imunisasi tambahan di SD YPPK Tilemans Belakmakama. Tujuan pemberian Imunisasi tambahan, agar para murid memiliki perlindungan penuh dan tidak mudah terserang penyakit. Sementara pembagian kelambu bertujuan untuk digunakan masyarakat mencegah gigitan nyamuk malaria," tuturnya.

"Kami berharap semoga dengan sinergitas yang baik dalam pelayanan kesehatan ini, akan berdampak Positif pada perbaikan kualitas dan tingkat kesehatan masyarakat, khususnya di Kampung Kiliarma. Dan penularan penyakit malaria dapat di tekan penyebarannya, sehingga kedepannya Endemik malaria di Kabupaten Mimika dapat berkurang, "harap Letkol Hutapea

Sementara itu Kepala Puskesmas Agimuga Bapak Solihin, Amk mengucapkan Terima kasih atas kerjasama dan Partisipasi Pos Kiliarma Satgas Yonif 756/WMS dalam membantu Nakes Puskesmas Kiliarma memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat.

"Kami mewakili seluruh Nakes Puskesmas Agimuga mengucapkan Terima kasih dan Mengapresiasi Ketulusan Bapak-bapak TNI Yonif 756/WMS dalam Kepeduliannya pada kesehatan masyarakat Kiliarma. Semoga hal Positif seperti ini terus dilakukan Bapak-bapak sekalian dimanapun bertugas," harap Bapak Solihin. (*)

Pensatgas756,
Editor: A2W

Bermain Sambil Belajar, Satgas Pamtas Yonif 403/WP Kenalkan Budaya dan Seni Tari Jawa Kepada Siswa-Siswi di Sekolah Dasar Wilayah Perbatasan Papua



PEGUNUNGAN BINTANG - Pos Okbibab yang berada dibawah Kendali Kipur III (tiga) Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista, Melaksanakan tugas perbantuan sebagai guru atau tenaga pendidik (Gadik) di SD YPPK Santa Maria Abmisibil, Kampung Abmisibil, Distrik Okbibab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Senin, (19/04/2021). 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam release tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Senin, (19/04/2021).

Dansatgas mengungkapkan bahwa kegiatan dalam membantu proses belajar mengajar sebagai Guru atau Tenaga Pendidik (Gadik) di sekolahan sudah pernah diterapkan oleh Personel Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista pada saat masih di homebase batalyon Yogyakarta, oleh karenanya dalam panggilan tugas kali ini kehadiran Satgas Pamtas diharapkan mampu berbagi pengalaman, ilmu pengetahuan serta wawasannya kepada anak-anak di daerah penugasan dan mengenalkan seni budaya dari Jawa sebagai wujud kepedulian serta bentuk partisipasi dalam menambah wawasan dan mencerdaskan anak - anak bangsa khususnya di wilayah perbatasan Papua.

“Membantu pihak sekolah dalam mendidik anak-anak di SD YPPK Santa Maria Abmisibil adalah salah satu program Satgas kami khususnya Pos Okbibab dalam upaya turut serta mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan harapan mampu meningkatkan daya saing generasi muda bangsa yang berada di wilayah perbatasan untuk kelak dapat membangun dan mengembangkan potensi kampung halamannya lebih baik lagi dan meningkatkan rasa nasionalisme dengan mengenalkan budaya lainnya seperti seni budaya dari Jawa demi meningkatkan wawasan kebangsaan anak-anak dan masyarakat diwilayah perbatasan Papua," jelas Ade. 

Di tempat terpisah, Danpos Okbibab Letda Inf M. Makhasim memerintahkan Serda Anton Wibowo untuk melaksanakan tugas perbantuan Guru atau Gadik di Sekolahan dalam lingkungan binaan Posnya dengan materi pelajaran wawasan kebangsaan, membaca dan menulis, selain itu juga mengajarkan pengenalan seni budaya Jawa Tengah kepada siswa - siswi SD YPPK Santa Maria Abmisibil, hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan, semangat baru dan meningkatkan motivasi juang kepada siswa - siswi untuk lebih giat dalam belajar di Sekolah.

“Siswa-siwi sangat antusias ketika anggota tim tenaga pendidik (Gadik) mengisi beberapa materi pelajaran diantaranya pelajaran Pengetahuan Pancasila, Pelajaran Membaca dan Menulis, Pelajaran Mengenal lagu-lagu Wajib Nasional serta Pelajaran Seni budaya dan Tari, guna memberikan semangat serta motivasi baru kepada anak-anak dan mengenalkan seni buda dari Jawa khususnya Jawa Tengah sehingga menambah wawasan baru serta memacu siswa-siswi untuk lebih giat dalam belajar.” Imbuh Khasim.

Selain itu, salah satu guru SD YPPK Santa Maria Abmisibil Ibu Martha Kalase (48) mengungkapkan rasa senang dan bahagia atas kehadiran personel Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Okbibab karena telah rela meluangkan waktunya untuk melihat keadaan SD YPPK Santa Maria Abmisibil dan telah rela mengisi pelajaran dan berbagi ilmu pengetahuan, seni budaya kepada anak didiknya dan tidak lupa beliau mengucapkan terimakasih kepada Danpos Pos Okbibab dan Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista.

“Kami atas nama sekolah SD YPPK Santa Maria Abmisibil mengucapkan banyak terimakasih kepada adik-adik dari satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Okbibab yang telah rela datang untuk melihat keadaan kami di SD YPPK Santa Maria Abmisibil dan telah rela memberikan pelajaran atau ilmu pengetahuan kepada anak-anak kami khususnya di kelas 2 (dua), yang telah mengajarkan berbagai pengetahuan terlebih khusus Seni Budaya.” (Pen Satgas Yonif 403/WP)

Editor: A2W

Mendisiplinkan Warga Agar Tetap mentaati Prokes, Berikut Keterangan Babinsa Serda Muhlis



ENREKANG - Babinsa Koramil 1419-02/Enrekang Serda Muhlis melaksanakan kegiatan PPKM berbasis Mikro kepada warga binaan dengan melaksanakan Tracer dan Edukasi di Desa Temban, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang. Senin (19/04/2021).

Babinsa Serda Muhlis mengatakan bahwa mengajak bersama Pemerintah untuk mendisiplinkan warga agar tetap mentaati Protokol Kesehatan seperti menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan selalu memakai masker guna membiasakan untuk beradaptasi kebiasaan baru.

Selain melaksanakan kegiatan 3 T, Serda Muhlis sekaligus memberikan edukasi juga menyampaikan himbauan kepada warga masyarakat agar mematuhi Inmendagri No 3 Th 2021 tentang PPKM Mikro dan Perwal No. 6 tahun 2021 serta selalu menerapkan Protokol Kesehatan, (Pendisiplinan masyarakat protokol kesehatan) dengan selalu Memakai masker, Menjaga jarak aman, Mencuci tangan dengan sabun, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas di Luar Rumah.

"Adaptasi Kebiasaan Baru ini masyarakat harus membiasakan diri menggunakan masker dimanapun dan kapanpun serta selalu rajin cuci tangan demi kesehatan diri sendiri, keluarga dan orang sekitar.” Ujar Serda Muhlis. (Yga)

Editor: A2W

103 KK Menerima Pembagian BLT-DD, Ini yang Disampaikan Babinsa Peltu Robert Basra



ENREKANG - Babinsa Koramil 1419-01/Maiwa Peltu Robert Basra turut serta mendampingi perangkat desa dalam rangka pembagian BLT-DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) kepada warga yang kurang mampu dan terdampak pandemi Covid-19.

Kegiatan itu sendiri dipusatkan di Kantor Desa Kaluppang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang. Senin (19/04/2021). Bukan tanpa alasan Peltu Robert Basra turut hadir pada pembagian BLT tersebut. Menurutnya, koordinasi yang baik dengan aparatur desa dan memberi rasa aman dan nyaman bagi warga desa binaan merupakan hal utama.

Pada kesempatan itu sebanyak 103 Kepala Keluarga (KK) / warga kurang mampu dan terdampak Covid-19 menerima bantuan dana sebesar Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah).

“Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kondusivitas penyaluran dana BLT kepada warga yang tidak mampu dan terdampak Covid-19,” Ujar Peltu Robert.

Pada kesempatan itu, warga antre cukup tertib dengan memperhatikan protokol kesehatan sesuai standar yang telah ditetapkan. Adapun penyaluran BLT itu sendiri merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada mereka yang membutuhkan.

“Masyarakat penerima bantuan BLT-DD tersebut sangat antusias untuk antri menunggu pembagian pencairan dana tersebut yang sedikit meringankan kesulitan ekonomi warga Desa Kaluppang di tengah pandemic Virus Corona ini,” Tutup Babinsa Peltu Robert Basra. (Yga)

Editor: A2W

Kasrem 142/Tatag bacakan amanat Pangdam XIV/Hasanuddin pada upacara bendera



MAMUJU - Upacara bendera yang dilaksanakan setiap tanggal tujuh belas ini, bertujuan untuk menumbuhkan rasa Nasionalisme dan memelihara kedisiplinan sekaligus sebagai media komunikasi yang efektif bagi pimpinan dalam menyampaikan berbagai arahan, petunjuk serta evaluasi yang terkait langsung dengan pelaksanaan tugas pokok. Hal ini disampaikan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Kasrem 142/Tatag Kolonel Inf Yusuf Sampetoding ketika Irup pada upacara bendera di Lapangan Tammajarra Korem 142/Tatag. Senin ( 19/04/21 )
Hal lain yang disampaikan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin adalah kualitas kinerja yang dituntut lebih baik dari sebelumnya dan hal tersebut dapat terealisasi manakala setiap individu disetiap satuan mampu mengambil pelajaran terhadap berbagai kekurangan yang terjadi selama pelaksanaan program kerja pada triwulan pertama yang lalu.

" Untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas satuan, sangat dituntut kepedulian para pimpinan serta profesionalisme para Prajurit dan PNS, sehingga seberat apapun tantangan tugas yang dihadapi, dapat diselesaikan dengan baik " kata Pangdam dalam amanat tertulisnya.

Lebih jauh Pangdam XIV/Hasanuddin mengatakan, bahwa optimalisasi pelaksanaan tugas satuan, sangat bergantung pada aspek profesionalisme, kualitas kinerja dan disiplin Prajurit, sehingga menuntut adanya upaya pembinaan yang lebih maksimal ditiap - tiap satuan.

" Jika hal tersebut dapat diwujudkan disetiap satuan, maka yakinlah bahwa kinerja anggota akan mengalami peningkatan dari waktu kewaktu" ungkap Pangdam.

Dalam amanat tertulisnya Pangdam XIV/Hasanuddin mengingatkan kepada seluruh Prajurit dan PNS Kodam XIV/Hasanuddin terkait penggunaan media sosial, agar tidak terpengaruh dengan berbagai postingan dimedia sosial yang belum tentu benar, karena penyalahgunaan media sosial dengan memposting hal - hal yang tidak wajar seperti konten pornografi, berita hoax, ujaran kebencian dan mengkritik kebijakan Pemerintah merupakan pelanggaran hukum.

" Saya ingatkan, sebagai Prajurit, kita harus tegak lurus satu Komando yang berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit serta 8 Wajib TNI, sehingga apapun yang menjadi kebijakan Komando atas, harus disikapi dan dilaksanakan secara tuntas serta loyalitas yang tinggi " tegas Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H dalam amanat tertulisnya yang disampaikan Kasrem 142/Tatag Kolonel Inf Yusuf Sampetoding. (AH)

Editor: A2W

Terlihat, Danrem 141/Toddopuli Sebagai Irup di Kegiatan Upacara Bendera



WATAMPONE - Personil Korem 141/Toddopuli, Balakrem Beserta Pns Korem melaksanakan Upacara Bendera bertempat di lapangan Apel Makorem 141/Toddopuli Jln. Jend sudirman, Watampone. Dengan Irup komandan Korem 141/Tp Brigjen TNI Djashar Djamil, S.E., M.M.
Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap hari senin dalam rangka untuk memupuk jiwa kebersamaan dan meningkatkan rasa kejuangan serta rasa cinta tanah air, dengan acara pokok adalah pengibaran Bendera Merah Putih yang dirangkaikan dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah rela berkorban jiwa raga dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Adapun amant Pangdam XIV/Hsn Mayor Jenderal TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H Yang dibacakan oleh Danrem 141/Tp Mengatakan” Upacara bendera yang kita laksanakan setiap tanggal tujuh belas ini, bertujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan memelihara kedisiplinan sekaligus sebagai media komunikasi yang efektif bagi pimpinan dalam menyampaikan berbagai arahan, petunjuk serta evaluasi yang terkait langsung dengan pelaksanaan tugas pokok."Ungkapnya.

Terkait penggunaan media sosial, saya minta seluruh prajurit dan PNS Kodam XIV/Hasanuddin agar tidak terpengaruh dengan berbagai postingan di media sosial yang belum tentu benar,karena penyalahgunaan media sosial dengan memposting hal-hal yang tidak wajar seperti konten pornografi, berita hoax, ujaran kebencian dan mengkritik kebijakan pemerintah merupakan pelanggaran hukum. Pangkasnya.

Selain itu, perlu juga diwaspadai adanya doktrin-doktrin yang ditanamkan oleh kelompok radikal melalui media sosial, karena hal tersebut sangat berpotensi untuk dipengaruhi oleh faham radikal."Ucapanya.
Selanjutnya, terkait musibah bencana alam seperti halnya banjir bandang yang pernah terjadi di Masamba, dan baru-baru ini terjadi di Nusa Tenggara Timur. Hal tersebut menunjukkan bahwa banjir bandang sewaktu-waktu dapat terjadi kapan dan dimana saja. "Tuturnya.

Untuk itu, saya minta agar seluruh Dansat, baik Kowil maupun Satpur, Banpur dan Kabalak agar menyiagakan satuannya sesuai tugas pokok masing-masing bila terjadi bencana, demikian juga agar seluruh prajurit jajaran Kodam XIV/Hasanuddin supaya tetap meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam banjir di wilayah masing-masing sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana, dapat segera diatasi. "Tegasnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Para Kasi dan pasi Korem 141/Tp, Para Dan kabalakrem 141/Tp. (*)

Penrem 141/Toddopuli,
Editor: A2W

Akibat Jalan Longsor, TNI Melalui Satgas Pamtas Yonif 403/WP Bersama Masyarakat Sekitar Membangun Jembatan di Jalur Trans Papua



KEEROM – Berlomba-lomba dalam kebaikan, hal inilah yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Bompay diawal bulan Ramadhan tahun 1442 H yaitu dengan bahu-membahu bersama masyarakat perbatasan membangun jalur trans papua yang terputus karena longsor akibat curah hujan yang berlangsung secara terus-menerus di Kampung Bompay, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di kabupaten Keerom, Papua. Minggu, (18/04/2021).

Dansatgas mengungkapkan, akibat curah hujan pada awal bulan April ini semakin tinggi dengan adanya informasi Siaran Pers Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah V Jayapura tentang Waspada Dampak tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 94W di Provinsi Papua bahwa prospek cuaca sepekan di Provinsi Papua bagian utara termasuk di dalamnya daerah Kabupaten Keerom mulai tanggal 12 sampai dengan 18 April 2021 termasuk dalam daerah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat.

"Berdasarkan informasi dari BMKG Wilayah V Jayapura bahwa prospek cuaca sepekan di Provinsi Papua Bagian Utara mulai tanggal 12 sampai dengan 14 April 2021 umumnya berawan hingga hujan ringan, potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kabupaten Biak, Supiori, Waropen, Sarmi, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan termasuk Kabupaten Keerom," ujar Ade.

“Pada tanggal 15 sampai dengan 18 April 2021 prospek cuaca umumnya berawan hingga hujan lokal, potensi hujan ringan hingga lebat di wilayah kabupaten Biak, Kepulauan Yapen, Waropen, Nabire, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, Mamberamo Raya, dan termasuk Kabupaten Keerom, sehingga cukup memungkinkan bila terjadi jalan longsor di jalan trans Papua Kampung Bompay, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.” Lanjut Ade.

“Pembangunan jembatan sebagai alternatif sementara untuk mengatasi akses jalan yang terputus akibat longsor tersebut dilaksanakan mulai hari Sabtu, 17 april 2021 setelah mendapat laporan dari warga sekitar tentang adanya jalur trans yang terputus akibat curah hujan yang tinggi, kegiatan pembangunan jembatan kayu ini dipimpin langsung oleh Danpos Bompay Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Serka Cecep Kusumah Dinata dengan bersama-sama masyarakat sekitar dan personel Pos Bompay lainnya.” Tutup Ade.

Di tempat terpisah, Danpos Bompay Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Serka Cecep Kusumah Dinata menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut dilakukan sebagai alternatif sementara untuk membantu meringkankan beban pengguna jalan dan masyarakat sekitar karena jalur trans tersebut merupakan akses utama untuk jalur perlintasan masyarakat dan merupakan jalur utama dari Kota Jayapura menuju Distrik Senggi.

“Kami bersama masyarakat kampung Bompay bersama-sama membangun jembatan di ruas jalan yang terputus akibat longsor sebagai alternatif sementara untuk membantu meringkankan beban pengguna jalan dan masyarakat sekitar karena jalur trans tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat dan merupakan jalur utama dari Kota Jayapura menuju Distrik Senggi,” Imbuh Cecep.

“Selain itu, kegiatan membangun jembatan tersebut menjadi wahana bagi kami anggota Satgas Yonif 403/Wirasada Pratista dan masyarakat yang berada disekitaran Pos Bompay, untuk saling membangun komunikasi timbal balik yang lebih baik lagi sehingga tercipta suasana yang semakin harmonis, apalagi dalam suasana bulan Suci Ramadhan,” Tutur Cecep.

Terpisah, salah satu warga Kampung Bompay, Bapak Steve Swo (37) sangat berterimakasih dan mendukung serta menyambut baik personel Pos Bompay yang turut serta membantu mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya dengan membangun jembatan bersama warga sebagai alternatif jalan yang longsor akibat hujan tersebut dan akan berkomunikasi timbal balik yang baik antara Warga dengan Personel Pos Bompay Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista.

“Terimakasih bapak-bapak TNI Pos Bompay yang sudah membantu masyarakat dengan membangun jembatan di jalur trans papua yang terputus akibat diguyur hujan secara terus menerus, sehingga dapat meringankan beban kami sebagai pengguna jalur tersebut," Ucap Steve.

Sementara itu, Para pegawai Pemda Papua Kabupaten Keerom atas perintah Bapak Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut., MUP., telah mendatangi Pos Bompay dan akan melaksanakan peninjauan tentang pembangunan jembatan kayu tersebut, para pegawai Pemda juga menyampaikan ucapan dan rasa terimakasih atas inisiatif Pos Bompay Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista yang bertindak secara cepat dalam membangun jembatan kayu tersebut sehingga jalan trans Kota Jayapura ke Distrik Senggi dapat digunakan sementara waktu ini, dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat serta pengguna jalan lainnya.

Akhirnya, Dengan pembangunan jembatan ini diharapkan dapat membantu pemerintah dan Masyarakat sekitar dalam rangka memperlancar kembali akses jalur trans papua tersebut sehingga dapat dilewati oleh kendaraan secara normal kembali seperti biasanya. (Pen Satgas Yonif 403/WP)

Editor: A2W

Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Membagikan Buku dan Alat Tulis Gratis kepada Anak-anak di Kampung Senggi



KEEROM - Dalam rangka meningkatkan minat belajar dan membaca anak-anak di perbatasan, Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista membagikan buku dan alat tulis gratis kepada anak-anak di Kampung Senggi, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Sabtu, (17/04/2021).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam release tertulisnya di kabupaten Keerom, Papua. Sabtu, (17/04/2021).

Diungkapkan Dansatgas, tujuan diberikannya bantuan buku dan alat tulis ini adalah untuk memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, Lanjutan maupun Menengah untuk lebih rajin dan giat belajar dalam menuntut ilmu demi meraih cita-citanya kelak.

"Semoga dengan apa yang kami lakukan ini dapat membantu mengatasi keterbatasan buku dan alat tulis bagi anak-anak (siswa-siswi) untuk belajar dan membaca yang merupakan indikator atau salah satu kendala bagi anak-anak di wilayah perbatasan dalam belajar," ujar Ade.

Di tempat terpisah, Danpos Komando Taktis (Kotis) Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Kapten Inf Restu Sujoko mengatakan bahwa pendistribusian buku dan alat tulis tersebut dilakukan secara langsung kepada anak-anak yaitu berupa pembagian buku-buku dan alat tulis-menulis, dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak yang berada di daerah perbatasan RI-PNG tetap semangat dalam menjalani aktifitas pendidikan belajarnya baik di rumah maupun di sekolahnya.

"Pendidikan merupakan suatu hal pokok yang sangat penting dan sangat utama bagi setiap anak oleh karena itu dibutuhkan kepedulian semua komponen masyarakat untuk memberikan semangat pendidikan, semangat belajar dan memajukan pendidikan bagi anak-anak, karena merekalah nantinya generasi yang akan menjadi Pemimpin Bangsa di masa yang akan datang," terang Restu.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Senggi Bapak Johan (50) sangat mengapresiasi apa yang dilakukan personel Satgas Pos Kotis melalui pembagian buku dan alat tulis tersebut dan berharap anak-anak sebagai tunas bangsa dalam belajar di sekolah memiliki moril yang tinggi demi masa depan Bangsa dan Negara ini.

“Kami dari pihak sekolah merasa bangga dan senang, karena pihak aparat TNI Kotis 403, yang sudah peduli serta berkenan membagikan buku dan alat tulis kepada anak-anak kami dengan harapan sebagai tunas bangsa akan lebih rajin dalam belajar di Sekolah demi masa depan Bangsa dan Negara ini,” Imbuh Johan. (Pen Satgas Yonif 403/WP)

Editor: A2W

Audiensi Ketua SKK Migas, Kapolri Tekankan Pendampingan Untuk Sehatkan Iklim Investasi



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan audiensi dengan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto, secara virtual, Jumat (16/4).

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya pendampingan oleh aparat penegak hukum agar tidak terjadi penyimpangan sehingga terciptanya suasana iklim investasi yang sehat.

"Perlu pendampingan berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan seperti investasi baru, agar dikawal untuk memajukan iklim investasi, agar tidak ada penyimpangan," kata Sigit dalam audiensi tersebut. 

Tak hanya itu, Sigit juga memastikan bahwa, seluruh jajaran kepolisian bakal berkoordinasi dengan pihak SKK Migas untuk melakukan patroli di lautan. 

"Kerjasama dengan Mabes Polri serta polda-polda untuk melaksanakan patroli di tengah laut," ujar Sigit.

Polri, kata Sigit juga mendukung penuh program SKK Migas terkait dengan Road to 1 Milion atau 1 juta barel perhari. Sebab itu, perlu adanya komunikasi yang intensif antar-lembaga tersebut kedepannya.

Kesempatan yang sama, Dwi Soetjipto memaparkan soal PP 35 Tahun 2004 Tugas Pokok dan Fungsi SKK Migas serta kegiatan yang sudah dilakukan dan rencana kerja kebutuhan minyak dan gas di tahun kedepan, seperti rencana kerja 2021.

"Mempertahankan produksi dasar, transformasi R to P, water flood atau pengijeksian air, eksplorasi," kata Dwi.

Dengan adanya tantangan dan harapan SKK Migas, Dwi menyebut, pihaknya berharap adanya komunikasi dan koordinasi yang intens antara pihaknya dan Polri.

"Tantangan dan harapan industri migas terdapat permasalahan dilapangan yang harus dikoordinasikan kedepan, dengan baik," tutur Dwi. (Red)

Editor: A2W

Adakan Pelayanan Kesehatan Door To Door, Satgas Pamtas Yonif 403/WP Mendata Kesehatan Masyarakat secara Langsung di Wilayah Perbatasan Papua



KEEROM – Sebagai bentuk kepedulian atas kesehatan warga binaannya, tim kesehatan Pos Kalimao Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista mengunjungi rumah-rumah warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Jumat  (16/04/2021).

Hal tersebut disampaikan Dokter Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Lettu Ckm dr. Kristia Yudha Bayu M dalam release tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Jumat  (16/04/2021). 

Bayu mengatakan tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista mengadakan Pelayanan Kesehatan Keliling (Yankesling) dengan sistem door to door, untuk pelayanan kesehatan kali ini dipimpin oleh Danpos Kalimao Letda Inf Sutarto beserta dua anggota kesehatan dan 4 orang tim Waltis serta 1 orang Penerangan.

“Kesehatan merupakan hal utama yang harus dijaga untuk beraktivitas setiap hari, dengan kondisi kesehatan yang baik, setiap warga dapat melakukan kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” kata Bayu.

“Pelayanan kesehatan keliling ini rutin dilakukan setiap bulan kepada seluruh warga yang berada di wilayah binaan kami, kegiatan ini diadakan untuk mengetahui secara dini penyakit yang diderita oleh warga untuk mencegah kondisi penyakit menjadi lebih buruk,” tambah Bayu.

Di tempat terpisah, Danpos Kalimao Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letda Inf Sutarto mengungkapkan bahwa dalam pemeriksaan ini tidak ditemukan adanya anggota yang menderita sakit parah, namun ada beberapa warga yang mengalami luka lama di tangan dan kaki yang tidak kunjung sembuh.
 
“Pemeriksaan kali ini, Alhamdulillah tidak di temukan adanya warga yang sakit kronis, hanya pengobatan luka lama yang tidak kunjung sembuh, sehingga segera kami bersihkan untuk mencegah terjadinya infeksi dan memberikan obat untuk mempercepat penyembuhan,” ucap Tarto. 

Salah satu warga Kampung Kalimo, Bapak Lerry Dambo (35) menyampaikan ucapan terimakasih dan mendukung serta menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan pelayanan kesehatan ini, dan berharap akan selalu terjalin komunikasi timbal balik yang baik antara Satgas Pamtas Yonif 403/WP dengan warga kampung Kalimo.

"Terimakasih bapak-bapak TNI Pos Kalimo yang sudah membantu masyarakat dan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Dusun Kalimo, sehingga dapat membantu meringankan beban hidup warga," ucap Lerry.

Terakhir tidak lupa Sutarto berpesan kepada warga untuk selalu menjaga kesehatan secara rutin dengan berolahraga, baik secara individu maupun kelompok sesuai dengan hobi yang diminati, dan segera berobat apabila merasakan gejala sakit. (Pen Satgas Yonif 403/WP)

Editor: A2W

Peduli pada Kesehatan Masyarakat, Satgas TNI Yonif 756/WMS menerima dan memberikan Pelayanan Kesehatan di Pos



TIMIKA  - Kesehatan merupakan salah satu faktor yang sangat Penting bagi Manusia. Tanpa ditunjang dengan kesehatan yang baik, akan sangat sulit bagi seseorang dapat beraktifitas dengan maksimal.

Untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat sekitar dapat terpenuhi dengan baik, Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS Pos Jila yang berada di bawah Kolakops Korem 174/ATW, membuka Pelayanan dan memberikan kesempatan pada masyarakat Distrik Jila yang sakit untuk datang berobat di Pos.

Hal tersebut seperti disampaikan Dansatgas Pamrahwan Yonif 756/WMS Letkol Inf Marolop Edison Bala Hutapea, M.Han melalui rilis tertulisnya di Timika, Papua Kamis (15/04/2021)).

" Jila merupakan salah satu Distrik yang berada di Daerah pedalaman Kab Mimika. Untuk sampai ke Distrik Jila, orang biasanya menggunakan Transportasi Udara (Pesawat) sementara untuk jalur Darat maupun jalur Laut belum tersedia. Hal tersebut menjadi suatu persoalan tersendiri, yang mengakibatkan pelayanan Publik termasuk di dalamnya pelayanan kesehatan, berjalan dengan kurang maksimal. Mencermati hal tersebut, Pos kami di Jila berinisiatif membuka pelayanan dan memberikan kesempatan pada masyarakat sekitar yang sakit, untuk datang dan berobat di Pos. Disamping untuk membantu Pemerintah memberikan pelayanan kesehatan yang baik pada masyarakat, namun hal tersebut juga sudah  menjadi Komitmen kami untuk membantu dan memastikan kondisi kesehatan warga yang tinggal di sekitar pos-pos pedalaman yang secara akses akan sulit bagi mereka untuk berobat ke Timika, " Kata Dansatgas.

Lebih lanjut Dansatgas mengungkapkan, membantu sesama harus dilandasi dengan niat yang tulus dan hati yang ikhlas.

" Kehadiran pos-pos kita di tengah masyarakat harus memberikan dampak yang positif bagi mereka. Bila ada masyarkat yang membutuhkan bantuan dalam segi apapun, sebisa mungkin kita harus membantu mereka namun tetap disesuaikan dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menyakiti hati mereka karena pada dasrnya, mereka yang berada di sekitar pos merupakan kerabat terdekat kita saat itu. Dengan selalu berbuat baik, maka dengan sendirinya akan timbul rasa saling menghormati dan saling menjaga antara pos dengan masyarakat sehingga akan semakin mempersempit peluang dan kesempatan dari kelompok separatis untuk dapat mengganggu stabilitas keamanan di daerah tersebut, "Tegas Letkol Hutapea.

Sementara itu Danpos Jila Letda Inf Arafiq saat diminta konfirmasinya melalui sambungan telepon seluler mengatakan, " Sesuai Perintah Dansatgas, kami selalu melakukan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Satu diantaranya dengan memberikan pelayanan kesehatan pada mereka, baik pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah maupun pelayanan yang kami berikan di pos seperti yang kami lakukan saat ini. Kami ingin selalu dekat dengan masyarakat dan selalu berupaya membantu kesulitan yang mereka hadapi. Apalagi dimasa pandemi virus covid-19 saat ini, banyak tempat-tempat pelayanan Publik yang tidak beroperasi secara maksimal termasuk pelayanan kesehatan. Hal tersebut mendorong kami membuka dan memberikan kesempatan pada masyarakat sekitar yang sakit untuk datang dan berobat di pos," Kata Letda Arafiq.

Salah seorang warga Bapak Zakarias Dikme (30 Tahun) yang sakit dan berobat ke pos mengucapkan Terima kasih dan Bersyukur pada Tuhan karena kehadiran Satgas Yonif 756/WMS di Jila sangat membantu mereka.

" Kami sangat Bersyukur pada Tuhan karena kami yang sakit bisa di terima bapak-bapak TNI berobat di pos mereka. Ini sangat membantu kami, karena memang saat ini pelayanan di Puskesmas Jila belum berjalan normal. Kami masyarakat sangat berterima kasih dan kami siap membantu bapak-bapak TNI menjaga Keamanan daerah kami. Semoga Tuhan yang Maha Esa selalu Menjaga, melindungi dan Memberkati Satgas Yonif 756/WMS, " Harap Bapak Zakarias. (Ydh)

Editor: A2W

Manfaatkan Limbah Dapur Menuai Hasil, Satgas Pamtas Yonif 403/WP Panen Hasil Budidaya Ikan Lele di Perbatasan Papua



KEEROM – Dalam rangka menjaga ketahanan pangan di wilayah perbatasan, Pos Kout Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista memanfaatkan sisa-sisa limbah dapur untuk membudidayakan ternak ikan lele di Kampung Workwana, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua. 

Hal tersebut disampaikan Wadansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Mayor Inf Tri Hasan Fuadi dalam release tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Kamis, (15/04/2021).

Hasan mengatakan bahwa TNI menyikapi dampak pandemi covid-19 di semua lini kehidupan masyarakat, dampak dari pandemi covid-19 akan sangat berpengaruh terhadap hasil pertanian dan perikanan. Sehingga perlu adanya antisipasi dengan menciptakan sumber ketahanan pangan baru, yang diharapkan mampu menghasilkan stok pangan agar tidak terjadi kelangkaan bahan pangan disaat pandemi covid-19.

“Berbekal pengalaman ternak lele di satuan, personel Pos Kout Satgas 403/Wirasada Pratista menerapkan keterampilannya untuk memanfaatkan lahan yang ada di sekitar pos untuk dijadikan kolam ternak lele,” ucap Hasan. 

Dengan Budidaya ternak ikan lele ini, Satgas sekaligus mengajak warga untuk memanfaatkan lahan yang mereka miliki untuk berternak lele, mengingat secara umum manfaat ikan lele sebagai sumber nutrisi sangatlah baik karena mengandung nutrisi tinggi yang terdiri dari bermacam-macam vitamin serta mineral.

Di tempat terpisah, Danpos Kout Letda Inf Sumarno mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan personel Satgas ini merupakan bentuk sinergitas kemanunggalan TNI dan rakyat, dalam upaya membantu perekonomian masyarakat yang terdampak Covid-19, khususnya di wilayah perbatasan.

“Untuk membantu mengurangi biaya produksi selama pengembangbiakan ikan lele, kami memanfaatkan sisa limbah dapur sebagai tambahan pakan, alhamdulillah hasilnya memuaskan,” kata Marno.

“Selain menjadi bentuk kemandirian dari prajurit, hasil panen ikan lele ini pun dimanfaatkan untuk membantu masyarakat sekitar pos,” tambah Marno.  (*)

Pen Satgas Yonif 403/WP,
Editor: A2W

1 SSK Personel Brimob Sulsel Ditarik Kembali ke Wilayah Asal



MAKASSAR - Sulawesi Selatan. Semakin kondusifnya situasi keamanan di Kabupaten Yolimo dan Boven Digoel Provinsi Papua pasca sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum ( PHPU ) tahun 2020 di Mahkamah Konstitusi, membuat Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia menarik 1 dari 2 SSK ( Satuan Setingkat Kompi ) personel Satbrimob Polda Sulsel BKO Polda Papua kembali ke Makassar.
Adapun 1 SSK personel Brimob Sulsel yang ditarik kembali ke wilayah asal adalah pasukan yang bertugas di Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua. Penarikan 1 SSK Personel Brimob ini didasari oleh situasi Kamtibmas Boven Digoel yang masih kondusif dan pelaksanaan PSU ( Pemungutan Suara Ulang ) masih dalam proses perencanaan. Sedangkan untuk 1 SSK personel Brimob Polda Sulsel yang bertugas di Kabupaten Yolimo Papua tetap berada di sana karena pemungutan suara ulang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Mei mendatang hingga pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil PSU.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Komandan Batalyon Penugasan ( Danyon Gas ) Satbrimob Polda Sulsel BKO Polda Papua Kompol Nur Ichsan,.S.Sos. membenarkan perihal kepulangan 1 SSK Brimob Sulsel termasuk dirinya kembali ke Sulawesi Selatan setelah menjalankan tugas pengamanan tahapan Pilkada 2020 di Provinsi Papua.

" Alhamdulillah hari ini 1 SSK personel Satbrimob Polda Sulsel BKO Polda Papua telah kembali ke Sulsel dalam keadaan lengkap dan sehat setelah menjalankan tugas kurang lebih 1 bulan di Kabupaten Boven Digoel. Kemudian sebelum kembali bertemu dengan keluarga, pasukan Brimob BKO ini akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan swab setelah menjalankan tugas," ungkap Danyon Gas via telepon siang tadi ( Kamis, 15/04/21 ).

Kompol Nur Ichsan juga menambahkan bahwa seluruh personel Brimob Sulsel yang baru saja kembali dari tempat tugasnya tersebut mengaku siap kembali bertugas ke tempat mereka apabila negara membutuhkan.

" Meskipun saat ini kami telah ditarik pulang kembali ke Sulsel, kami juga akan selalu siap apabila ada panggilan tugas kembali ke daerah tersebut sebagai wujud dari Bhakti Brimob Untuk Indonesia," ujar Kompol Nur Ichsan.

Kepulangan 1 SSK personel Satbrimob Polda Sulsel BKO Polda Papua ini juga diikuti oleh kepulangan Danyon Gas. Hal ini dibenarkan oleh Komandan Satuan Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis,. P.S., S.I.K.,M.Si. saat ditemui oleh awak media.

" Karena bukan lagi dalam ikatan Batalyon Penugasan, jadi kepulangan 1 SSK personel Satbrimob Polda Sulsel BKO Polda Papua juga diikuti dengan kepulangan Danyon Gas dari pasukan ini. Sehingga saat ini sisa pasukan Brimob Polda Sulsel yang masih bertugas di Polda Papua tepatnya di Kabupaten Yolimo adalah 1 SSK dan dipimpin oleh Komandan Kompi Penugasan," jelas Kombes Pol. Muhammad Anis.

Setelah tiba di Kota Makassar Sulawesi Selatan, 1 SSK personel Brimob BKO Polda Papua akan langsung menjalani pemeriksaan kesehatan dan swap test yang bertempat di Mako Batalyon A Pelopor Pa'baeng-baeng untuk memastikan jika seluruh personel dalam kondisi sehat dan tidak terpapar Covid 19 pasca menjalankan tugas.

Kedatangan 1 SSK personel Brimob Sulsel ini juga disambut langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Drs Merdisyam, M.Si dalam acara penyambutan 1 SSK Sat Brimob Polda Sulsel BKO Polda Papua yang dilaksanakan di Masjid Nurul Qolbi Mako Batalyon A Pelopor dan dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama. (Red)

Editor: A2W

Hari Ini, Kasrem 142/Tatag meletakkan batu pertama pembangunan Gereja



MAMUJU - Kasrem 142/Tatag Kolonel Inf. Yusuf Sampetoding mewakili Danrem 142/Tatag meletakkan batu pertama Pembangunan Gereja Oikumene di area Korem 142/Tatag. Kamis ( 15/04/21 )

Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kasrem 142/Tatag Kolonel Inf. Yusuf Sampetoding mengatakan, Pembangunan Gereja Oikumene yang dimulai hari ini, pada hakikatnya memiliki dua fungsi yang sangat penting, baik sebagai wahana untuk beribadah juga sebagai tempat mempererat hubungan keakraban satu sama lain.

" Perlu dipahami Gereja ini bukan hanya bangunan fisik yang bersifat duniawi tetapi merupakan perwujudan spiritual bagi umat Nasrani " kata Danrem dalam amanat tertulisnya.

Lanjut Danrem mengatakan, sehingga harus ditempatkan sesuai dengan peran dan fungsinya secara selaras dan proporsional, yaitu sebagai rumah Tuhan dan juga sebagai tempat pertemuan untuk menjalin hubungan emosional yang erat.

Lebih jauh Danrem mengatakan, disamping fungsinya sebagai tempat ibadah, manfaat lain sebagai sentral untuk menambah wawasan dan pengetahuan dalam rangka mendekatkan diri kepada Tuhan

" Selain itu, keberadaan Gereja di Makorem 142/Tatag ini, merupakan sarana yang efektif untuk membangun komunikasi sosial melalui kegiatan keagamaan dengan komponen masyarakat, sekaligus realisasi satuan dalam melaksanakan kegiatan Binter terbatas " tutup Danrem dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kasrem 142/Tatag Kolonel Inf. Yusuf Sampetoding.

Diketahui Pembangunan Gereja Oikumene ini bukan yang pertama kalinya, karena sebelumnya telah dibangun Gereja dilokasi yang sama, namun menjelang peresmiannya, Gereja tersebut roboh akibat gempa bumi tanggal 15 Januari 2021 yang lalu di Sulawesi Barat.

Turut hadir dalam peletakkan batu pertama Pembangunan Gereja, yakni Kementerian Agama Sulawesi Barat Ayyub, M.Pdk, Pendeta Rodi Sugiharto, ST.S.Th dari Yayasan Mercy Indonesia dan Pdk dari Gereja GPDI Jemaat Persaudaraan Mamuju serta seluruh panitia Pembangunan Gereja oikumene. (AH)

Editor: A2W

Peduli Masyarakat, Dinas Dukcapil Morowali Genjot Pelayanan Masyarakat



MOROWALI, SUARATIPIKOR.com - Salah satu upaya kepedulian terhadap masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten Morowali, genjot pelayanan terhadap masyarakat dalam hal ini kepengurusan Dokumen Administrasi Kependudukan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Morowali Dra. H. Rosnawati Mustapa, M.Si saat dihubungi 15 April diruang kerjanya menjelaskan, layanan Dukcapil yang terintegrasi ini bermaksud mengurangi biaya transportasi bagi masyarakat Morowali yang datang melakukan pengurusan administrasi kependudukan. 

Selain itu juga meminimalisir penduduk yang datang berulang kali dalam kepengurusan administrasi kependudukan. 
Artinya satu kali penduduk datang mengurus administrasi kependudukan misalnya, mengurus Kartu keluarga(KK) dengan penambahan anak maka penduduk tersebut akan membawa pulang satu KK yang baru dengan anggota keluarga yang telah ditambahkan. 

Kemudian kedua akte kelahiran dan ketiga kartu identitas anak. Selanjutnya yang ke empat apabila org tuanya ingin mengganti status pekerjaan maka org tua yg bersangkutan akan mendapatkan KTP baru. Maka yang bersangkutan satu kali mengurus mendapatkan 4 dokumen administrasi kependudukan.

Rosmawati mengatakan, kalau misalnya pasangan suami istri non muslim datang mengurus administrasi kependudukan untuk mengurus akta perkawinannya maka orang tersebut akan mendapatkan 6 dokumen administrasi kependudukan yaitu pertama KTP yang bersangkutan akan mendapatkan dua KTP yakni KTP suami dan KTP istri. Kemudian yang bersangkutan akan mendapatkan KK baru, KK orang tua perempuan dan KK orang tua laki laki telah berubah karena telah keluar dari keanggotaan keluarga dan selanjutnya bersangkutan akan mendapatkan akte perkawinan. "Jadi penduduk datang satu kali membawa 6 dokumen administrasi kependudukan," jelasnya.

Rosnawati mengakui, kendala yang dihadapi dari Dukcapil sebenarnya tetap sama dengan yang dulu dari tahun ke tahun sama diantaranya jaringan dan padam lampu kemudian seringnya mati lampu maka alat kami trouble. Kalau ke tiga kendala ini teratasi maka kita bisa memberikan pelayanan dalam satu jam 6 dokumen.

Menurutnya, pelayanan tersebut sudah berjalan selama 3 tahun bahkan lebih 3 tahun cuma kadang-kadang masyarakat yang datang mengurus tidak ingin menunggu. "Mereka kalau datang mengurus kartu keluarga mereka mintanya KK saja padahal pihak kami sudah menawarkan untuk menunggu sedikit waktu untuk di cetakan dokumen lainnya akan tetapi masyarakat sendiri tidak mau menunggu. Disitulah salah satu kendalanya juga, masyarakat tidak mau mau menunggu," terang Rosnawati

Rosnawati menambahkan, tidak ada kendala pencetakan dokumen administrasi kependudukan karena sekarang dokumen adminitrasi kependudukan saat ini di cetak menggunakan kertas HVS, yang jelas satu orang satu jam bisa dilayani 6 dokumen administrasi kependudukan, kalau banyak orang tentunya antrian," pungkasnya. (Nuryasin)

Editor; M.Rusdi, DM.SH