Iklan

Iklan

,

Iklan

Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang

Senin, 14 September 2026, September 14, 2026 WIB Last Updated 2026-09-14T14:03:14Z


KEPULAUAN SELAYAR, SUARATIPIKOR.COM -  Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali bersama jajaran Forkopimda dan pemilik SPBU di Selayar mengikuti rapat evaluasi antrean BBM yang dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Senin (14/9/2026).


Rapat yang berlangsung secara virtual dari Rumah Jabatan Gubernur Sulsel tersebut dihadiri Forkopimda Sulsel, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, serta para pemilik SPBU.


Rapat membahas kondisi antrean BBM di sejumlah daerah dan langkah yang perlu dilakukan untuk memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi BBM.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Natsir Ali turut diberi ruang untuk menyampaikan kondisi Selayar. Ia mengatakan, persoalan antrean BBM yang belakangan terjadi di sejumlah daerah sebenarnya belum seberapa jika dibandingkan dengan kondisi yang selama ini dialami masyarakat Selayar.


"Apa yang dialami banyak daerah beberapa waktu terakhir ini, sebenarnya belum seberapa dibandingkan dengan Selayar yang sudah mengalami persoalan seperti ini sepanjang tahun," ujar Bupati Natsir Ali.


Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari karakter Selayar sebagai daerah kepulauan. Distribusi BBM dan LPG menuju wilayah kepulauan menghadapi tantangan tersendiri, terutama karena sangat bergantung pada transportasi laut dan kondisi cuaca.


Karena itu, Bupati mendorong pembangunan Depo BBM dan depo pengisian tabung LPG di Selayar sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi di daerah kepulauan.


"Selayar harus mendapat perhatian khusus. Kita daerah kepulauan, sehingga distribusi BBM dan LPG punya tantangan tersendiri, khususnya ketika cuaca ekstrem di laut," katanya.


Natsir Ali menilai keberadaan depo di Selayar akan membuat sistem distribusi energi lebih dekat, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah yang sangat dipengaruhi kondisi pelayaran.


Ia berharap usulan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah pusat dan Pertamina dalam membangun sistem distribusi energi yang lebih sesuai dengan karakter wilayah kepulauan.


"Kita jangan hanya menyelesaikan persoalan antrean hari ini. Kita juga harus memikirkan solusi jangka panjang agar masyarakat Selayar mendapatkan kepastian pasokan energi," tegasnya.


Sementara itu, dalam rapat tersebut Gubernur Sulsel menyampaikan bahwa antrean BBM di sejumlah daerah mulai terurai. Pemprov Sulsel juga telah mengusulkan penambahan kuota BBM sebesar 30 persen kepada pemerintah pusat, serta meminta Pertamina melakukan analisis kebutuhan tambahan kuota di Sulawesi Selatan. (Sumber: Humas Pemkab Selayar)


Laporan: Supardi

Iklan