Nasional

Daerah

Popular Posts

Pemerintahan

Recent Posts

Bupati Luwu Utara : Peran TNI Sangat Besar Pasca Banjir Bandang



LUWU UTARA - Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P temui Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.
Selasa (11/08/2020).
Kedatangan Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P adalah untuk berpamitan dengan Bupati Indah Putri Indriani yang didampingi seluruh Staf Korem 142/Tatag, dimana masa tugas Danrem 142/Tatag di Luwu Utara berakhir besok bersamaan dengan batas waktu tanggap darurat.

Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P mengatakan bahwa besok adalah batas terakhir penugasannya di Luwu Utara, dan akan kembali kesatuan untuk melaksanakan tugas selanjutnya.

"Masa tugas di Luwu Utara sudah selesai, selanjutnya kita akan kembali ke Mamuju. Akan tetapi personil TNI dari Dandim 1403/ Sawerigading akan tetap melanjutkan proses pemulihan di Luwu Utara,"kata Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P.

Ia juga menjelaskan, untuk proses selanjutnya Pembersihan kota Masamba dan Radda, akan tetap berlanjut dilakukan Dandim bersama pemerintah daerah Luwu Utara.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan bahwa kami berterimakasih atas bantuan rekan-rekan TNI, khsusnya selama masa tanggap darurat.

"Kolaborasi dukungan dari rekan rekan TNI cukup besar, kami sangat terbantu dengan kehadiran TNI "kata Indah Putri Indriani.

Bupati juga menyebutkan Peran serta TNI pasca banjir bandang sangat besar, mulai dari proses evakuasi, penanganan pengungsi,pembangunan Huntara, serta pembersihan kota Masamba.

Dalam kesempatan ini, Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan,S.I.P bersama Bupati Indah Putri Indriani saling tukar cenderamata. (AH)

Editor: A2W.

Bupati Luwu Utara : Peran TNI Sangat Besar Pasca Banjir Bandang



LUWU UTARA - Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P temui Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.
Selasa (11/08/2020).
Kedatangan Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P adalah untuk berpamitan dengan Bupati Indah Putri Indriani yang didampingi seluruh Staf Korem 142/Tatag, dimana masa tugas Danrem 142/Tatag di Luwu Utara berakhir besok bersamaan dengan batas waktu tanggap darurat.

Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P mengatakan bahwa besok adalah batas terakhir penugasannya di Luwu Utara, dan akan kembali kesatuan untuk melaksanakan tugas selanjutnya.

"Masa tugas di Luwu Utara sudah selesai, selanjutnya kita akan kembali ke Mamuju. Akan tetapi personil TNI dari Dandim 1403/ Sawerigading akan tetap melanjutkan proses pemulihan di Luwu Utara,"kata Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P.

Ia juga menjelaskan, untuk proses selanjutnya Pembersihan kota Masamba dan Radda, akan tetap berlanjut dilakukan Dandim bersama pemerintah daerah Luwu Utara.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan bahwa kami berterimakasih atas bantuan rekan-rekan TNI, khsusnya selama masa tanggap darurat.

"Kolaborasi dukungan dari rekan rekan TNI cukup besar, kami sangat terbantu dengan kehadiran TNI "kata Indah Putri Indriani.

Bupati juga menyebutkan Peran serta TNI pasca banjir bandang sangat besar, mulai dari proses evakuasi, penanganan pengungsi,pembangunan Huntara, serta pembersihan kota Masamba.

Dalam kesempatan ini, Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan,S.I.P bersama Bupati Indah Putri Indriani saling tukar cenderamata. (AH)

Editor: A2W.

Pembangunan Huntara Selesai Satu Hari Sebelum Tanggap Darurat



LUWU UTARA - Pembangunan Hunian Sementara yang dikerjakan oleh personel TNI AD yang berlokasi diDesa Radda Kec. Baebunta Kab.Luwu Utara terbangun 100 unit. Selasa ( 11/8/20 )

Pembangunan Huntara ini kolaborasi dengan Pemerintah Prov. Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara sedangkan teknis pekerjaannya dilaksanakan oleh personel TNI AD dari Yonzipur 8 /SMG Kodam XIV/Hasanuddin bersama Denzibang 2/XIV Hasanuddin.

Huntara ini dibangun dengan tujuan agar warga yang terdampak bencana banjir bandang dapat tinggal sementara di daerah yang relatif aman sambil menunggu pembangunan hunian tetap (huntap) dari Pemerintah Kab. Luwu Utara.

Kasi log Korem 142/Tatag Letkol Czi Bambang Prasetyo mengatakan, hari ini 100 unit rumah hunian sementara yang diperuntukkan untuk korban banjir telah selesai dengan melibatkan 84 orang Prajurit TNI AD .

" 100 rumah Huntara yang telah selesai pembangunannya akan kita Serahkan ke Pemda setempat " kata Letkol Bambang

Ditambahkan pula bahwa Penggunaan Huntara sepenuhnya kewenangan Pemerintah setempat dalam hal ini Pemda Luwu Utara. Ucap Kasi Log.

Pembangunan Huntara ini selesai satu hari sebelum tanggap darurat dinyatakan berakhir yakni tanggal 12 Agustus 2020 sesuai dengan Surat pernyataan darurat Bencana yang ditandangani oleh Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani. (AH)

Editor: A2W.

Seorang Anak Jalanan Diamankan Tim Anti Bandit Polres Gowa Atas Penghinaan Institusi Polri di Medsos



GOWA - Tim Anti Bandit Polres Gowa mengamankan terduga pelaku yang memosting terkait penghinaan terhadap institusi Polri di Media Sosial FB.
Pelaku, Zainal (24) yang memiliki akun bernama Muhammad Cui Harianto memosting hinaan di media sosial pada bulan April lalu bertulisan, Jangankan Corona, Polisi Juga Saya Makan.

Setelah itu, postingan tersebut langsung viral dan kemudian warga masyarakat melaporkan postingan di kepolisian Polres Gowa, dan waktu kurang lebih 3 bulan Tim Anti Bandit Polres Gowa melakukan pencarian.

Kemudian pada Rabu (06/08/2020)  sekitar pukul 22.00 WITA Tim Anti Bandit Polres Gowa akhirnya menemukan pelaku yang sementara ngamen dipinggir jalan batas kota Gowa Makasar JL. Sultan Hasanuddin.

Atas postingannya, Zainal mengakui dirinya bahwa dia memosting status tersebut disaat bersama rekan-rekannya sedang minum Tuak di Kabupaten Palopo.

Pelaku ini memosting status penghinaan kepada Istansi Polri di media sosial, sehingga warga yang mengetahui postingan tersebut melaporkan ke Polres Gowa, Ungkapnya_ Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M. Tambunan saat melakukan Press Confrence di Mapolres Gowa, Senin (10/8/2020).

Tambunan juga menambahkan bahwa pelaku tersebut berprofesi sebagai pengamen dan belum berkeluarga, diketahui pelaku adalah salah seorang warga Kabupaten Gowa dan pelaku tersebut kesehariannya juga nginap di terminal Malengkeri sebagai anak jalanan.

Karena perbuatannya Pelaku dapat diijerat dengan Pasal 207 KUHP yang berbunyi, Barang siapa dengan sengaja di muka umum dengan lisan atau tulisan menghina suatu penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.
 
Dihadapan awak media terduga pelaku memohon maaf kepada seluruh jajaran Kepolisian dan masyarakat atas postingan yang dilakukan dan berharap kejadian tersebut tidak kembali terjadi dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial.

Lanjutnya_ Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola berpesan kepada seluruh pengguna medsos agar lebih bijak dalam bermedsos dan saya himbau untuk saring dulu konten atau postingan sebelum men share ke publik dan kejadian ini dapat kita jadikan pembelajaran, Tuturnya. (Adi)

Editor: A2W.

Penyuluhan P4GN Bagi Personel Korem 141/Tp



BONE - Penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Bagi Personel Korem 141/TP dan Balak Rem 141/TP beserta Ibu-Ibu Persit. Triwulan III Ta. 2020 bertempat di Aula Sudirman Korem 141/Tp yang dibuka oleh Kasrem 141/Tp Kolonel Inf Furdiyantoso SH.,MM. Selasa (11/08).
Adapun Sambutan Danrem 141/Tp Brigjen TNI Djashar Djamil, S.E,. M.M. Yang dibacakan Oleh Kasrem 141/TP menyampaikan Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, Psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya merupakan suatu masalah Internasional maupun Nasional yang sangat kompleks yang dapat merusak dan mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara serta dapat melemahkan Ketahanan Nasional dan menghambat jalannya Pembangunan.

Pemerintah Indonesia telah bertekad bulat, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan bahaya yang harus diperangi bersama dan segera ditangani sedini mungkin, dengan melibatkan seluruh potensi yang ada baik di instansi Pemerintah, Masyarakat, LSM dan pihak-pihak terkait lainya" Ungkap Kasrem".

Akhir-akhir ini penyalahgunaan narkoba menunjukkan peningkatan yang cukup tajam, berbagai media, baik media elektronik maupun media cetak memuat berita penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat. Di berbagai wilayah pengguna barang terlarang tersebut tidak hanya dikota-kota, tapi sudah merambah ke desa-desa, sudah menjamah ke semua lapisan masyarakat, mulai dari kalangan ekonomi papan atas sampai golongan ekonomi lemah, bahkan sudah sangat meresahkan.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk membangun kesepakatan dan peran serta satuan jajaran Korem 141/Tp untuk peduli terhadap bahaya Narkoba di kalangan prajurit dan PNS Korem 141/Tp.

Selanjutnya pemberian materi Bahaya Narkoba dan Strategi Pencegahannya oleh lettu Ckm (K) dr. Windy Atika Hapsari dari Kesdam XIV/ Hsn dilanjutkan dengan Tes Urin. (Nsn)

Editor: A2W.