Nasional

Daerah

Popular Posts

Pemerintahan

Recent Posts

Kasrem 142/Tatag bacakan amanat Pangdam XIV/Hasanuddin pada upacara bendera



MAMUJU - Upacara bendera yang dilaksanakan setiap tanggal tujuh belas ini, bertujuan untuk menumbuhkan rasa Nasionalisme dan memelihara kedisiplinan sekaligus sebagai media komunikasi yang efektif bagi pimpinan dalam menyampaikan berbagai arahan, petunjuk serta evaluasi yang terkait langsung dengan pelaksanaan tugas pokok. Hal ini disampaikan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Kasrem 142/Tatag Kolonel Inf Yusuf Sampetoding ketika Irup pada upacara bendera di Lapangan Tammajarra Korem 142/Tatag. Senin ( 19/04/21 )
Hal lain yang disampaikan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin adalah kualitas kinerja yang dituntut lebih baik dari sebelumnya dan hal tersebut dapat terealisasi manakala setiap individu disetiap satuan mampu mengambil pelajaran terhadap berbagai kekurangan yang terjadi selama pelaksanaan program kerja pada triwulan pertama yang lalu.

" Untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas satuan, sangat dituntut kepedulian para pimpinan serta profesionalisme para Prajurit dan PNS, sehingga seberat apapun tantangan tugas yang dihadapi, dapat diselesaikan dengan baik " kata Pangdam dalam amanat tertulisnya.

Lebih jauh Pangdam XIV/Hasanuddin mengatakan, bahwa optimalisasi pelaksanaan tugas satuan, sangat bergantung pada aspek profesionalisme, kualitas kinerja dan disiplin Prajurit, sehingga menuntut adanya upaya pembinaan yang lebih maksimal ditiap - tiap satuan.

" Jika hal tersebut dapat diwujudkan disetiap satuan, maka yakinlah bahwa kinerja anggota akan mengalami peningkatan dari waktu kewaktu" ungkap Pangdam.

Dalam amanat tertulisnya Pangdam XIV/Hasanuddin mengingatkan kepada seluruh Prajurit dan PNS Kodam XIV/Hasanuddin terkait penggunaan media sosial, agar tidak terpengaruh dengan berbagai postingan dimedia sosial yang belum tentu benar, karena penyalahgunaan media sosial dengan memposting hal - hal yang tidak wajar seperti konten pornografi, berita hoax, ujaran kebencian dan mengkritik kebijakan Pemerintah merupakan pelanggaran hukum.

" Saya ingatkan, sebagai Prajurit, kita harus tegak lurus satu Komando yang berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit serta 8 Wajib TNI, sehingga apapun yang menjadi kebijakan Komando atas, harus disikapi dan dilaksanakan secara tuntas serta loyalitas yang tinggi " tegas Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H dalam amanat tertulisnya yang disampaikan Kasrem 142/Tatag Kolonel Inf Yusuf Sampetoding. (AH)

Editor: A2W

Terlihat, Danrem 141/Toddopuli Sebagai Irup di Kegiatan Upacara Bendera



WATAMPONE - Personil Korem 141/Toddopuli, Balakrem Beserta Pns Korem melaksanakan Upacara Bendera bertempat di lapangan Apel Makorem 141/Toddopuli Jln. Jend sudirman, Watampone. Dengan Irup komandan Korem 141/Tp Brigjen TNI Djashar Djamil, S.E., M.M.
Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap hari senin dalam rangka untuk memupuk jiwa kebersamaan dan meningkatkan rasa kejuangan serta rasa cinta tanah air, dengan acara pokok adalah pengibaran Bendera Merah Putih yang dirangkaikan dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah rela berkorban jiwa raga dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Adapun amant Pangdam XIV/Hsn Mayor Jenderal TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H Yang dibacakan oleh Danrem 141/Tp Mengatakan” Upacara bendera yang kita laksanakan setiap tanggal tujuh belas ini, bertujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan memelihara kedisiplinan sekaligus sebagai media komunikasi yang efektif bagi pimpinan dalam menyampaikan berbagai arahan, petunjuk serta evaluasi yang terkait langsung dengan pelaksanaan tugas pokok."Ungkapnya.

Terkait penggunaan media sosial, saya minta seluruh prajurit dan PNS Kodam XIV/Hasanuddin agar tidak terpengaruh dengan berbagai postingan di media sosial yang belum tentu benar,karena penyalahgunaan media sosial dengan memposting hal-hal yang tidak wajar seperti konten pornografi, berita hoax, ujaran kebencian dan mengkritik kebijakan pemerintah merupakan pelanggaran hukum. Pangkasnya.

Selain itu, perlu juga diwaspadai adanya doktrin-doktrin yang ditanamkan oleh kelompok radikal melalui media sosial, karena hal tersebut sangat berpotensi untuk dipengaruhi oleh faham radikal."Ucapanya.
Selanjutnya, terkait musibah bencana alam seperti halnya banjir bandang yang pernah terjadi di Masamba, dan baru-baru ini terjadi di Nusa Tenggara Timur. Hal tersebut menunjukkan bahwa banjir bandang sewaktu-waktu dapat terjadi kapan dan dimana saja. "Tuturnya.

Untuk itu, saya minta agar seluruh Dansat, baik Kowil maupun Satpur, Banpur dan Kabalak agar menyiagakan satuannya sesuai tugas pokok masing-masing bila terjadi bencana, demikian juga agar seluruh prajurit jajaran Kodam XIV/Hasanuddin supaya tetap meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam banjir di wilayah masing-masing sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana, dapat segera diatasi. "Tegasnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Para Kasi dan pasi Korem 141/Tp, Para Dan kabalakrem 141/Tp. (*)

Penrem 141/Toddopuli,
Editor: A2W

Akibat Jalan Longsor, TNI Melalui Satgas Pamtas Yonif 403/WP Bersama Masyarakat Sekitar Membangun Jembatan di Jalur Trans Papua



KEEROM – Berlomba-lomba dalam kebaikan, hal inilah yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Bompay diawal bulan Ramadhan tahun 1442 H yaitu dengan bahu-membahu bersama masyarakat perbatasan membangun jalur trans papua yang terputus karena longsor akibat curah hujan yang berlangsung secara terus-menerus di Kampung Bompay, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di kabupaten Keerom, Papua. Minggu, (18/04/2021).

Dansatgas mengungkapkan, akibat curah hujan pada awal bulan April ini semakin tinggi dengan adanya informasi Siaran Pers Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah V Jayapura tentang Waspada Dampak tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 94W di Provinsi Papua bahwa prospek cuaca sepekan di Provinsi Papua bagian utara termasuk di dalamnya daerah Kabupaten Keerom mulai tanggal 12 sampai dengan 18 April 2021 termasuk dalam daerah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat.

"Berdasarkan informasi dari BMKG Wilayah V Jayapura bahwa prospek cuaca sepekan di Provinsi Papua Bagian Utara mulai tanggal 12 sampai dengan 14 April 2021 umumnya berawan hingga hujan ringan, potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kabupaten Biak, Supiori, Waropen, Sarmi, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan termasuk Kabupaten Keerom," ujar Ade.

“Pada tanggal 15 sampai dengan 18 April 2021 prospek cuaca umumnya berawan hingga hujan lokal, potensi hujan ringan hingga lebat di wilayah kabupaten Biak, Kepulauan Yapen, Waropen, Nabire, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, Mamberamo Raya, dan termasuk Kabupaten Keerom, sehingga cukup memungkinkan bila terjadi jalan longsor di jalan trans Papua Kampung Bompay, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.” Lanjut Ade.

“Pembangunan jembatan sebagai alternatif sementara untuk mengatasi akses jalan yang terputus akibat longsor tersebut dilaksanakan mulai hari Sabtu, 17 april 2021 setelah mendapat laporan dari warga sekitar tentang adanya jalur trans yang terputus akibat curah hujan yang tinggi, kegiatan pembangunan jembatan kayu ini dipimpin langsung oleh Danpos Bompay Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Serka Cecep Kusumah Dinata dengan bersama-sama masyarakat sekitar dan personel Pos Bompay lainnya.” Tutup Ade.

Di tempat terpisah, Danpos Bompay Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Serka Cecep Kusumah Dinata menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut dilakukan sebagai alternatif sementara untuk membantu meringkankan beban pengguna jalan dan masyarakat sekitar karena jalur trans tersebut merupakan akses utama untuk jalur perlintasan masyarakat dan merupakan jalur utama dari Kota Jayapura menuju Distrik Senggi.

“Kami bersama masyarakat kampung Bompay bersama-sama membangun jembatan di ruas jalan yang terputus akibat longsor sebagai alternatif sementara untuk membantu meringkankan beban pengguna jalan dan masyarakat sekitar karena jalur trans tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat dan merupakan jalur utama dari Kota Jayapura menuju Distrik Senggi,” Imbuh Cecep.

“Selain itu, kegiatan membangun jembatan tersebut menjadi wahana bagi kami anggota Satgas Yonif 403/Wirasada Pratista dan masyarakat yang berada disekitaran Pos Bompay, untuk saling membangun komunikasi timbal balik yang lebih baik lagi sehingga tercipta suasana yang semakin harmonis, apalagi dalam suasana bulan Suci Ramadhan,” Tutur Cecep.

Terpisah, salah satu warga Kampung Bompay, Bapak Steve Swo (37) sangat berterimakasih dan mendukung serta menyambut baik personel Pos Bompay yang turut serta membantu mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya dengan membangun jembatan bersama warga sebagai alternatif jalan yang longsor akibat hujan tersebut dan akan berkomunikasi timbal balik yang baik antara Warga dengan Personel Pos Bompay Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista.

“Terimakasih bapak-bapak TNI Pos Bompay yang sudah membantu masyarakat dengan membangun jembatan di jalur trans papua yang terputus akibat diguyur hujan secara terus menerus, sehingga dapat meringankan beban kami sebagai pengguna jalur tersebut," Ucap Steve.

Sementara itu, Para pegawai Pemda Papua Kabupaten Keerom atas perintah Bapak Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut., MUP., telah mendatangi Pos Bompay dan akan melaksanakan peninjauan tentang pembangunan jembatan kayu tersebut, para pegawai Pemda juga menyampaikan ucapan dan rasa terimakasih atas inisiatif Pos Bompay Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista yang bertindak secara cepat dalam membangun jembatan kayu tersebut sehingga jalan trans Kota Jayapura ke Distrik Senggi dapat digunakan sementara waktu ini, dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat serta pengguna jalan lainnya.

Akhirnya, Dengan pembangunan jembatan ini diharapkan dapat membantu pemerintah dan Masyarakat sekitar dalam rangka memperlancar kembali akses jalur trans papua tersebut sehingga dapat dilewati oleh kendaraan secara normal kembali seperti biasanya. (Pen Satgas Yonif 403/WP)

Editor: A2W

Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Membagikan Buku dan Alat Tulis Gratis kepada Anak-anak di Kampung Senggi



KEEROM - Dalam rangka meningkatkan minat belajar dan membaca anak-anak di perbatasan, Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista membagikan buku dan alat tulis gratis kepada anak-anak di Kampung Senggi, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Sabtu, (17/04/2021).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam release tertulisnya di kabupaten Keerom, Papua. Sabtu, (17/04/2021).

Diungkapkan Dansatgas, tujuan diberikannya bantuan buku dan alat tulis ini adalah untuk memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, Lanjutan maupun Menengah untuk lebih rajin dan giat belajar dalam menuntut ilmu demi meraih cita-citanya kelak.

"Semoga dengan apa yang kami lakukan ini dapat membantu mengatasi keterbatasan buku dan alat tulis bagi anak-anak (siswa-siswi) untuk belajar dan membaca yang merupakan indikator atau salah satu kendala bagi anak-anak di wilayah perbatasan dalam belajar," ujar Ade.

Di tempat terpisah, Danpos Komando Taktis (Kotis) Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Kapten Inf Restu Sujoko mengatakan bahwa pendistribusian buku dan alat tulis tersebut dilakukan secara langsung kepada anak-anak yaitu berupa pembagian buku-buku dan alat tulis-menulis, dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak yang berada di daerah perbatasan RI-PNG tetap semangat dalam menjalani aktifitas pendidikan belajarnya baik di rumah maupun di sekolahnya.

"Pendidikan merupakan suatu hal pokok yang sangat penting dan sangat utama bagi setiap anak oleh karena itu dibutuhkan kepedulian semua komponen masyarakat untuk memberikan semangat pendidikan, semangat belajar dan memajukan pendidikan bagi anak-anak, karena merekalah nantinya generasi yang akan menjadi Pemimpin Bangsa di masa yang akan datang," terang Restu.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Senggi Bapak Johan (50) sangat mengapresiasi apa yang dilakukan personel Satgas Pos Kotis melalui pembagian buku dan alat tulis tersebut dan berharap anak-anak sebagai tunas bangsa dalam belajar di sekolah memiliki moril yang tinggi demi masa depan Bangsa dan Negara ini.

“Kami dari pihak sekolah merasa bangga dan senang, karena pihak aparat TNI Kotis 403, yang sudah peduli serta berkenan membagikan buku dan alat tulis kepada anak-anak kami dengan harapan sebagai tunas bangsa akan lebih rajin dalam belajar di Sekolah demi masa depan Bangsa dan Negara ini,” Imbuh Johan. (Pen Satgas Yonif 403/WP)

Editor: A2W

Audiensi Ketua SKK Migas, Kapolri Tekankan Pendampingan Untuk Sehatkan Iklim Investasi



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan audiensi dengan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto, secara virtual, Jumat (16/4).

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya pendampingan oleh aparat penegak hukum agar tidak terjadi penyimpangan sehingga terciptanya suasana iklim investasi yang sehat.

"Perlu pendampingan berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan seperti investasi baru, agar dikawal untuk memajukan iklim investasi, agar tidak ada penyimpangan," kata Sigit dalam audiensi tersebut. 

Tak hanya itu, Sigit juga memastikan bahwa, seluruh jajaran kepolisian bakal berkoordinasi dengan pihak SKK Migas untuk melakukan patroli di lautan. 

"Kerjasama dengan Mabes Polri serta polda-polda untuk melaksanakan patroli di tengah laut," ujar Sigit.

Polri, kata Sigit juga mendukung penuh program SKK Migas terkait dengan Road to 1 Milion atau 1 juta barel perhari. Sebab itu, perlu adanya komunikasi yang intensif antar-lembaga tersebut kedepannya.

Kesempatan yang sama, Dwi Soetjipto memaparkan soal PP 35 Tahun 2004 Tugas Pokok dan Fungsi SKK Migas serta kegiatan yang sudah dilakukan dan rencana kerja kebutuhan minyak dan gas di tahun kedepan, seperti rencana kerja 2021.

"Mempertahankan produksi dasar, transformasi R to P, water flood atau pengijeksian air, eksplorasi," kata Dwi.

Dengan adanya tantangan dan harapan SKK Migas, Dwi menyebut, pihaknya berharap adanya komunikasi dan koordinasi yang intens antara pihaknya dan Polri.

"Tantangan dan harapan industri migas terdapat permasalahan dilapangan yang harus dikoordinasikan kedepan, dengan baik," tutur Dwi. (Red)

Editor: A2W