GOWA, SUARATIPIKOR.COM - Salah satu dampak pembangunan drainase adalah mengurangi resiko banjir. Tapi tidak demikian dengan warga di Jl. Pa...
Proyek ini dikerjakan oleh CV. Irma Kurnia Sejati, nomor kontrak 17/KONT/Drainase/DPUPR/VIII/2025 dengan nilai kontrak Rp.694.914.000. Waktu pelaksanaan 120 hari kalender.
Dari penelusuran dilapangan, proyek ini dikerjakan serampangan. Pasalnya, dikerjakan tanpa konsultan pengawas. Itu dibuktikan lewat papan proyek yang terpasang dilokasi tidak ada tertera nama konsultan pengawas.
Sementara keberadaan konsultan pengawas dalam sebuah proyek yang bersumber dari APBD maupun APBN sudah diatur dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018 yang telah diubah oleh Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan UU Nomor 2 Tahun 2017 Tentag Jasa Konstruksi.
Jika aturan ini dilanggar otomatis sangsi administrasi dan sangsi pidana menanti. Kendati demikian, rekanan yang mengerjakan proyek ini tetap abai.
Akibat tidak adanya konsultan pengawas, proyek itu diduga dikerja serampangan yang mengakibatkan jalan ini menjadi langganan banjir.
Menurut sejumlah warga yang bermukim di wilayah ini menyesalkan tindakan kontraktor yang bekerja tanpa pengawas sehingga pekerjanya bekerja asal-asalan.
"Dari perencanaan sudah salah karena tidak mempertimbangkan hilirnya. Sehingga jika hujan satu atau dua jam saja, jalanan sudah pasti terendam air setinggi lutut orang dewasa," ucap seorang tokoh masyarakat dengan nada kesal.
Akibat dari kelalaian yang di sengaja itu, negara diperkirakan mengalami kerugian ratusan juta rupiah, karena proyek itu tidak bermanfaat bagi masyarakat.
"Tidak ada gunanya itu dana yang hampir 700 juta. Dana sebesar itu seakan lenyap terseret banjir. Kami berharap Dinas terkait termasuk aparat penegak hukum harus mengaudit proyek ini. Jika tidak, kami warga masyarakat akan membuat aksi demo di Kejaksaan Negeri Gowa," pungkas tokoh masyarakat tadi.
Pimpinan CV. Irma Kurnia Sejati yang dihubungi terkait tidak adanya konsultan pengawa pada proyek yang sedang dikerjakan membantah informasi itu. Menurutnya, proyek yang dikerjakan itu ada konsultan pengawasnya. Hanya saja Ia enggan menyebut nama dan alamat konsultan pengawasnya.
Laporan: Rusdi



Tidak ada komentar