Sengketa Batas Wilayah Antar Dua Desa

Dilihat 0 kali 9/07/2019


POLMAN, Suaratipikor.com - Kepala Desa Poda-poda Sunarji sangat menyayangkan adanya sengketa batas wilayah yang berada didesanya, lebih tepatnya antara Desa poda-poda Kecamatan Tutar dengan Desa pao-pao kecamatan Allu Kabupaten polewali mandar.

Kades Sunarji kepada Suara Tipikor (Kamis 05/09/2019) sebagai kepala desa poda-poda sangat prihatin dengan adanya persoalan yang sudah lama ini bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai kepala desa, namun hingga saat ini belum juga terselesaikan. 

“Dimana yang kami kawatirkan, jangan sampai terjadi benturan antar masyarakat kami dengan masyarakat desa pao-pao dikemudian hari hanya karena masalah batas, tentu kami tidak ingin hal itu terjadi. dalam hal ini kami selaku perangkat desa akan selalu mencari solusi yang terbaik agar masalah batas wilayah ini terselesaikan." Pungkasnya.

Sementara itu menurut Kepala desa pao-pao Hasan, S.Pd, “kalau mengacu pada batas adat ya kami akui itu masih menjadi bagian wilayah desa poda-poda, tetapi kalau melihat batas pemerintah ya sudah sesuai dengan tapal batas yang ada saat ini. Tentu kami juga tidak ingin masalah batas ini berlarut-larut apalagi jika sampai terjadi benturan antar masyarakat”. Tuturnya.

Disisi lain Camat Tutar Nurdin, S.Pd menuturkan bahwa dirinya sudah pernah membentuk tim delegasi bahkan sudah pernah mempertemukan semua pihak di kantornya, baik dari pihak desa poda-poda maupun desa pao-pao. Namun belum juga menemui titik temu dalam persoalan ini. Dirinya berharap agar bupati polewali mandar memberikan solusi terbaik dalam permasalahan sengketa batas ini. (Syamsul/Sophian)

Suaratipikor.com adalah sebuah situs berita yang menyajikan beragam informasi dan berita terbaru, yang mencakup politik, pendidikan, kriminal dalam dan luar negeri.

Related Posts

Previous
Next Post »