Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Suami Aparat Desa Panciro Sampaikan Hak Jawabnya

GOWA, SUARATIPIKOR.com --  Suami Winda Widiarti, Ari Pratama Nur mewakili istri dan keluarganya menyampaikan hak jawab terkait pemberitaa...


GOWA, SUARATIPIKOR.com --  Suami Winda Widiarti, Ari Pratama Nur mewakili istri dan keluarganya menyampaikan hak jawab terkait pemberitaan pada salah satu media online pada 9 Mei 2020 berjudul "Hebat.!!! Oknum Anak Sekdes yang Juga Aparat Desa Dapat 600.000 Ribu di Desa Panciro". Dalam pemberitaan itu, Wdy (inisial) aparat desa anak kandung Sekdes Panciro (Abd Rahman Dg Rani) terdaftar sebagai penerima dan menerima dana Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp. 600.000 selama 3 bulan.

Ari mengatakan dengan adanya pemberitaan yang sudah tersebar luas di media online, yang sangat menyudutkan keluarga saya tanpa mengklarifikasi terlebih dahulu sebelum mempublikasikan. Senin, (11/5/2020) dinihari Penyampaian melalui WhatsApp ke Keluarganya (Ketua Umum DPP GoWa-MO Indonesia)

Lanjut jelasnya, seharusnya sebelum mempublis cari tahu dulu apakah sudah benar atau tidak Informasinya.

Pemberitaan ini mengakibatkan dan menimbulkan keresahan bagi keluarga kami terutama saya pribadi sebagai suami dari Winda Widiarti,"ungkap Ari

Sebagai suami tentu saja sangat keberatan dan tidak terima melihat dan menyaksikan berita tersebut, dan saya inginkan bagaimana ini kasus bisa cepat diselesaikan bagaimanapun caranya. 

Dari awal data itu muncul istri saya langsung menolak dan membantah.

Bahkan menyuruh menghapus namanya dan melaporkan ke dinas sosial dengan alasan dia tidak layak dan tidak berhak mendapatkan bantuan tersebut.

" Saya juga pribadi sangat-sangat tidak menginginkan hal itu terjadi, karena saya masih bisa menghidupi istri dan anak saya,"jelasnya

Bantuan ini yang mendapatkan harus betul-betul yang membutuhkan.

" Lagian data awal memang sudah disampaikan pihak desa kalau akan ada perubahan sehingga diverifikasi sama pihak desa dan nyatanya istri saya memang sangat-sangat tidak layak untuk menerima bantuan,"ucap Ari Pratama Nur

Perlu saya tegaskan pada penyampaian hak jawab ini kalau sepersenpun kami tidak menerima dan sangat tidak mau menerima bantuan baik melalui transferan langsung dari dinas terkait ataupun pembagian yang diberikan secara langsung

" Jadi saya sangat menginginkan masalah ini cepat di selesaikan, dan harapannya nama mertua saya, Abdul Rahman beserta Winda Widiarti (red-istri Ari) bisa dikembalikan nama baiknya sebagai korban pemberitaan dari media online tersebut,"kuncinya. (Syafriadi Djaenaf)

Editor: A2W.

Tidak ada komentar