Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Pemerintah Provinsi Sulsel Menyiapkan Sejumlah Infrastruktur Pendukung, Berikut Agendanya

MAKASSAR -- Sulawesi Selatan saat ini tengah menyiapkan diri untuk menjadi pusat perbenihan jagung secara mandiri. Untuk mendukung tekad itu...




MAKASSAR -- Sulawesi Selatan saat ini tengah menyiapkan diri untuk menjadi pusat perbenihan jagung secara mandiri. Untuk mendukung tekad itu, Pemerintah Provinsi Sulsel menyiapkan sejumlah infrastruktur pendukung.
Selain itu, salah satu upaya yang dilakukan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulsel yakni dengan melakukan study banding ke kantor PT Benih Citra Asia Jember Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu sejak 1-3 Oktober dipimpin langsung Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr.Ir. Andi Ardin Tatdjo, MP.

"Kunjungan ini adalah orientasi peningkatan produksi jagung sehingga kita datang belajar dan berbagi pengetahuan menyangkut perbenihan jagung," bebernya kepada wartawan, Sabtu 3 Oktober.

Saat ini, lanjut Ardin, Pemprov Sulsel tengah membangun pabrik pengolahan benih yang berlokasi
di Benteng Gajah Kabupaten Maros. Nantinya, pabrik tersebut juga akan menjadi pusat pengolahan benih. Pembangunan pabrik itu didukung dengan adanya Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) Maros.

Ardin Tadjo menyakini pabrik tersebut nantinya akan mendorong Sulsel menjadi daerah penyuplai benih jagung. Tak hanya di wilayah Sulsel, tetapi juga untuk kawasan timur Indonesia.

Seperti diketahui lahan seluas 167 hektare telah dipersiapkan untuk memproduksi jagung sebanyak 30.000 ton atau tiga kali lipat dari kebutuhan jagung Sulsel. Ardin menyebut, kebutuhan jagung Sulsel setiap tahun saat ini yaitu 10.000 ribu ton. Adapun konsep penanaman yang dibangun yakni dengan irigasi tetes.

Andi Ardin Tatjo juga menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak PT Betras yang selama ini telah menjadi mitra yang baik bagi petani di Sulsel.

Selain itu, Presiden Direktur PT Benih Citra Asia, H. Slamet Sulistiyono yang menerima langsung rombongan study banding mengaku menyambut baik rombongan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Pemprov Sulsel.

Dia juga menyampaikan bahwa belum lama ini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berkunjung ke PT Betras untuk melihat langsung proses pembenihan jagung. "Semoga Sulsel juga bisa menjadi mitra dalam pengembangan bibit," harapnya.

Diketahui, dalam rombongan tersebut turut hadir Kabid Tanaman Pangan Sulsel, Ir. H.Suaib, MP, Kabid Tanaman Pangan Kabupaten Takalar Ir. Ikbal, Kabid Tanaman Pangan Luwu Timur Darfa, MP.

Hadir pula Tim TGUPP Dr. Ir. Muktar A. Nawir, MS, Ir. H. Muh.Zainuddin, MP krg Rabbi. Perwakilan Perseroda Ir. Iswandi. Selanjutnya Ir. Much Kamrah, M.Si serta beberapa kelompok tani perwakilan masing-masing kabupaten.

Dalam wawancara Tim TGUPP yang diwakili Dr. Ir. Mukhtar A Nawir, MS mengatakan kunjungan tersebut sangat penting untuk belajar proses pembenihan jagung demi mendukung Sulsel menjadi pusat benih jagung di Indonesia.
"Kita sudah meninjau pabrik dan lokasi pembibitan PT. Betras dibeberapa lokasi di Jember Jawa Timur, ucap Dr Muktar menutup pembicaraan. (*)

Penulis: Asdar Bintang Top

Tidak ada komentar