Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

HARI OTONOMI DAERAH KE XXVII Camat Tamalate Jamu Tamunya dengan Kue Tradisional di Lorong Wisata Kyoto

MAKASSAR, SUARATIPIKOR.COM - Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, beserta rombongan Gubernur Kalimantan Barat mengunjungi Lorong Wisat...


MAKASSAR, SUARATIPIKOR.COM - Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, beserta rombongan Gubernur Kalimantan Barat mengunjungi Lorong Wisata Kyoto di Jalan Daeng Tata 3, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Sabtu, (29/04/2023). 

Kunjungan ini adalah rangkaian kegiatan Hari Otonomi Daerah ke XXVII tahun 2023, dimana Kota Makassar sebagai tuan rumah.

Camat Tamalate, H. Emil Yudianto, bersama lurah dan tokoh masyarakat setempat menyambut kunjungan rombongan dengan Tari Akkarena, salah satu tarian adat Kota Makassar.

Selain itu, rombongan langsung disuguhkan makanan tradisional khas Makassar seperti Surabeng, Barongko, dan berbagai makanan khas Makassar juga dihidangkan. 

Pada kesempatan tersebut, Camat Tamalate juga memperkenalkan sanggar dan tempat pemotretan pecahan uang kertas Rp 10.000.

Acara tersebut turut dihadiri oleh beberapa kepala daerah, seperti Gubernur Jambi, Gubernur Papua Selatan, Walikota Padang Panjang, Walikota Bandar Lampung, Walikota Sukabumi, Walikota Batu, dan Bupati Aceh. Mereka didampingi oleh Asisten 1 bidang Pemerintahan dan Kesra, Kadis PU Makassar, Sekretaris DPRD Kota Makassar, Kadis Kebudayaan, Kadis Kearsipan, dan Camat Tamalate H. Emil Yudianto.

Dalam kesempatan ini, terlihat kebersamaan dan kerukunan antara para kepala daerah dan masyarakat setempat. 

Camat Tamalate Emil Yudianto juga menyampaikan bahwa Lorong Wisata Kyoto merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di kota Makassar yang wajib dikunjungi oleh para wisatawan.

Selain itu, Emil Yudianto juga menekankan pentingnya meningkatkan kualitas layanan dan pelayanan publik di daerah ini, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari pelaksanaan otonomi daerah dan terciptanya pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat. (**)

Tidak ada komentar