Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

BPBD Kota Makassar Bekali Pengenalan Bencana pada Anak Usia Dini

MAKASSAR, SUARATIPIKOR.COM - Kenalkan budaya sadar bencana sejak dini, TK/PAUD Telkom Makassar kunjungi Kantor Badan Penanggulangan Bencana ...


MAKASSAR, SUARATIPIKOR.COM - Kenalkan budaya sadar bencana sejak dini, TK/PAUD Telkom Makassar kunjungi Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar dalam kegiatan kunjungan belajar pada, Rabu, (21/02/2024). 

Dalam kegiatan edukasi tersebut, Kepala Bidang Pencegahan BPPD Kota Makassar, Ahmad Ismunandar, S.STP memberikan pengetahuan tentang macam-macam bencana dan cara evakuasi serta mengenalkan alat-alat penunjang kedaruratan bencana.

"Ini bertujuan untuk mengenalkan dan meningkatkan kepedulian anak tentang kebencanaan serta mengetahui bagaimana upaya pencegahan dan tindakan awal yang harus dilakukan saat bencana terjadi. Dari kegiatan ini juga diharapkan anak-anak mampu mengetahui macam-macam bencana yang dapat terjadi disekitar tempat tinggal mereka, serta mengetahui cara evakuasi diri saat terjadi bencana," ungkap Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Ahmad Ismunandar.

Ahmad menambahkan, pendidikan mitigasi bencana terhadap siswa sekolah dijenjang Pendidikan Anak Usia Dini sangat diperlukan. "Selain mereka menerima dan menyerap pengetahuan, semuanya bertahan dan dapat dikembangkan pada saat terjadi insiden," ujarnya. 

Edukasi kebencanaan bagi anak usia dini perlu diberikan, agar mereka secara dini juga dapat menyerap pengetahuan jenis bencana dan bagaimana penanggulangannya secara dini yang diberikan dalam bentuk penerimaan pengetahuan dan keterampilan penanggulangan bencana.

Pembelajaran mitigasi bencana untuk anak usia dini disekolah dirasa sangat penting untuk dilaksanakan, karena sebagai prioritas dalam upaya meminimalisir resiko bencana sejak dini. 

Bencana adalah urusan bersama, untuk itu penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, namun memerlukan dukungan berbagai pihak seperti akademisi, dunia usaha, masyarakat dan media. 

Lap: Rusdi

Tidak ada komentar