Danramil 1407-14/Libureng Pimpin Evakuasi Korban Tenggelam

Dilihat 0 kali 12/25/2019

BONE, SUARATIPIKOR.com  - Zulfikran Bin Suherman( 15) Pelajar, warga Dusun Labaka Desa Pattiro Deceng Kecamatan Camba Kabupaten Maros yang dikabarkan tenggelam. Selasa, (24/12/2019) Pukul. 00.30 Wita
Di Bendungan Ponre-Ponre, Desa Tompo bulu Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, belum juga ditemukan.
Hari Selasa 24 Desember 2019 kemarin
Babinsa Desa Tompo Bulu Kecematan Libureng Serda Suardi Jamal Anggota Koramil 1407-14/Libureng menerima Informasi dari Petugas Bendungan Ponre ponre melalui telpon, Babinsa Desa Tompo Bulu langsung merespon informasi tersebut dan langsung melaporkan kejadian ini ke Denramil 1407-14/Libureng Kapten Cba Arifin, secara spontan Danramil langsung menghubungi  Camat Libureng untuk dilakukan pencaharian, sedangkan Babinsa koordinasi dengan Kepala Desa Tompo Bulu untuk dilakukan evakuasi Korbang.

Selain itu Kapten Cba Arifin Langsung menghubungi Pihak Basarnas Kab. Bone untuk dilakukan epakuasi korban, selanjunya Danramil melaporkan Ke Komandan Kodim 1407/Bone Atas kejadian ini, 

Babinsa Bersama Danramil Libureng berkoordinasi dengan kepala Desa dan Camat Libureng menggerakka masyarakat untuk bersama sama melakukan evakuasi

Pada esok paginya 
Anggota Koramil 1407-14/Libureng bersama Tim Sar yang dipimpin, oleh Danramil Libureng, Kapten Cba Arifin kerjasama dengan A. Sultan dari Basarnas Bone dibantu warga melakukan pencarian di Tempat Kejadian Perkara ( TKP ).

"Sampai saat ini korban belum berhasil ditemukan." Ujar Danramil 1407-14/Libureng,

Menurutnya, laporan  kemarin sore korban bersama 7 ( Tujuh ) temannya, meninggalkan rumah menuju ke tempat kejadian perkara dengan menggunakan 3 (tiga) unit sepeda motor, berboncengan. 

"Sampai dilokasi, mereka langsung mendirikan tenda dan memulai untuk memancing ikan. Korban bersama 3 (tiga) temannya melihat perahu rakit terbuat dari drum plastik yang diikat dengan kayu atau bambu berada tidak jauh dari tempatnya memancing." Kata Danramil Libureng 

Sehingga, mereka berempat menaiki perahu rakit tersebut dan mendayuh kearah tengah yang jaraknya kurang lebih 20 Meter dari pinggir. Ditengah perjalanan, dimasuki air hingga penuh dikarenakan perahu tersebut bocor dan salah satu dari mereka mencoba untuk membantu menimba, namun air tidak bisa diatasi dan akhirnya tenggelam. 

"Keempatnya melompat dan mencoba untuk berenang ke pinggir, hanya 3 orang yang berhasil menyelamatkan diri sedangkan korban (Zulfikran Bin Suherman), saat itu teriak meminta tolong karena tidak sanggup  lagi berenang kepenggir sehingga salah seorang temannya, Rifaldi yang berada di tenda mendengar suara minta tolong dan langsung kepinggir sungai dan melihat."

Ternyata temannya yang tenggelam sehingga berinisiatif, melompat dan sesampainya dilokasi korban tenggelam ia menariknya namun terasa berat dan Rifaldi kehabisan tenaga sehingga tidak berhasil menolong korban, kembali berenang ke pinggir. Ujarnya. (*)

Laporan : Serka Salama,
Editor : A2W.

Suaratipikor.com adalah sebuah situs berita yang menyajikan beragam informasi dan berita terbaru, yang mencakup politik, pendidikan, kriminal dalam dan luar negeri.

Related Posts

Previous
Next Post »