Ketua Dekranasda Takalar Berharap UMKM Gerabah Bisa Berdaya Saing

Dilihat 0 kali 10/28/2020


TAKALAR - Dalam rangka peningkatan pengembangan dan pembinaan sentra industri dan aneka kerajinan Gerabah di Kabupaten Takalar, Dinas Perindustrian Provinsi SulSel tahun 2020 bekerjasama dengan dekranasda prov. SulSel, Dekranasda Kab. Takalar dan Dinas koperasi, UKM dan Perdagangan Kab. Takalar menggelar Bimtek Industri Kerajinan Gerabah di Aula Grand Kalampa Hotel Takalar. 
Bimtek yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 26 s/d 28 Oktober ini buka secara resmi oleh Ketua Dekranasda Prov. SulSel Ir. Hj. Liestiaty F. Nurdin, M.Fish pada selasa (27/10/2020) pagi dihadiri Ketua Dekranasda Kab. Takalar Dr. Hj. Irma Andriani,S.Pi.,M.Si bersama anggota, Beberapa Kepala OPD Prov. SulSel, Kadis koperasi, UKM dan Perdagangan Kab. Takalar, serta anggota Dekranasda Prov. SulSel.

Penyelenggara menghadirkan Pengrajin gerabah sukses dari yogyakarta sebagai narasumber di hadapan para pengrajin gerabah di Takalar sebanyak 15 orang dengan harapan para pengrajin dapat menambah wawasan untuk berinovasi dan berkreasi dalam pembuatan gerabah.

Ketua Dekranasda Prov. SulSel Hj. Liestiaty saat membuka secara resmi Bimtek tersebut mengemukakan bahwa Bimtek dilaksanakan karena melihat keseriusan para pengrajin dalam meningkatkan produk gerabahnya di Takalar.

Kami hadirkan darasumber yang merupakan salah satu pengrajin gerabah yang sudah sukses di yogyakarta dengan harapan para pengrajin gerabah di Takalar dapat menimbah ilmu dan menjadi pengrajin gerabah yang berkualitas, dan kami dari dekranasda menaruh harapan yang sangat besar dalam pengembangan produksi gerabah".kata hj. Liestiaty yang juga selaku ketua Tim Penggerak PKK Prov. SulSel ini. 

Sementara itu Ketua Dekranasda  Kab. Takalar Dr. Hj. Irma Andriani,S.Pi.,M.Si pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dekranasda Prov. SulSel karena tak hentinya memberikan perhatian yang besar khususnya para pengrajin di Takalar.

"Ini merupakan jawaban dari permintaan dekranasda Takalar untuk berupaya agar produksi gerabah di Takalar bisa menjadi produk yang berdaya saing, yang bisa dipamerkan baik di tingkat Provinsi maupun di tingkat nasional".harap Hj. Irma.

Lanjut dijelaskan, terkait kondisi UMKM gerabah di Takalar, dari tahun 2018 Dekranasda Takalar sudah merancang sentra gerabah, dan sekarang sudah dua sentra yang berada di Takalar yaitu di pa'batangan dan sandi. 

"Kami berharap kepada para pengrajin di Pa'batangan dan sandi bisa berkolaborasi menghasilkan produk gerabah yang lebih berkualitas dan berdaya saing hingga go internasional".harapnya.

Istri dari orang nomor satu di Kab. Takalar ini juga berharap ke depan mendapatkan bimbingan dari Provinsi kembali untuk mengajarkan para UMKM gerabah di Takalar bisa memasarkan produknya dengan mudah melalui teknologi sekarang.

Dalam rangkaian acara, Ketua Dekranasda Prov. SulSel didampingi Ketua Dekranasda Kab. Takalar menyerahkan simbolis bantuan peralatan kepada sentra industri kerajinan gerabah "Umega" dan sentra industri kerajinan gerabah "Melati" Pa'batangan Kab. Takalar.(S.Jaya)

Editor: A2W.

Suaratipikor.com adalah sebuah situs berita yang menyajikan beragam informasi dan berita terbaru, yang mencakup politik, pendidikan, kriminal dalam dan luar negeri.

Related Posts

Previous
Next Post »