Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Pembuatan Pagar Tanah Gereja Dilaksanakan Anggota TNI Pos Kotis Eban Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Bersama Warga warga

NTT -.Wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat sudah tidak bisa di pisahkan lagi, Setiap kegiatan apapun yang di lakukan masyarakat TNI selalu...



NTT -.Wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat sudah tidak bisa di pisahkan lagi, Setiap kegiatan apapun yang di lakukan masyarakat TNI selalu hadir membantu.
Seperti yang di lakukan Anggota TNI Pos Kotis Eban Satgas Pamtas RI-RDTL sektor barat dan warga masyarakat dalam Pembuatan pagar tanah gereja beserta masyarakat jamaat gereja St. Maria diangkat ke surga Eban Kampung Eban Kecamatan Miomafo Barat Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT. Rabu (10/3/2021).

Kegiatan tersebut merupakan wujud kerjasama yang baik dan toleransi antar umat beragama.

” Dalam kegiatan gotong-royong tersebut masyarakat bersama-sama TNI saling bahu membahu tanpa memandang Suku, Ras dan Agama, semua ini dilakukan tanpa pamrih, karena hidup harus saling tolong menolong sehingga terwujudnya keharmonisan dalam bermasyarakat”, tutur Pasiter Satgas Kapten Arm. Anak Agung.

Kegiatan pembuatan pagar tanah gerja ini diprakasai oleh Romo Ignas Manek Kabosu, Pr dilakukan untuk menandai batas-batas tanah gereja mengingat kedepannya gereja akan direnovasi.

Hal tersebut membuat Pasiter Satgas berinisiatif agar menerjunkan anggota Pos Kotis Eban dibawah pimpinan Kapten Arm. Asdar selaku Danki Markas untuk membantu masyarakat dalam kegiatan pembuatan pagar tanah gereja tersebut, selain kegiatan pembuatan pagar juga dilakukan kegiatan pembersihan saluran air mengingat sudah lama tidak pernah dibersihkan dan sampah mulai menumpuk menghambat jalannya air.

” Berkat kegiatan tersebut warga masyarakat sangat berterima kasih, dengan kehadiran anggota Pos Kotis Eban Satgas Pamtas RI-RDTL sektor barat Yonarmed 6/3 Kostrad karena merasa peduli kepada masyarakat, gotong-royong pembuatan pagar tanah gereja membuat pembangunan lebih cepat dan tidak memakan waktu yang cukup lama sehingga masyarakat dapat langsung melanjutkan kegiatannya masing-masing" ungkap Romo Ignas Manek Kabosu, Pr.

Pensatgas Arm6,
Editor: A2W

Tidak ada komentar