Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Camat Mamajang Minta Diteliti Keabsahan Jika Ada Transaksi Jual Beli Lahan

MAKASSAR, SUARATIPIKOR.COM -; Camat Mamajang M. Ari Fadli, S.STP memberikan himbauan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam membeli tanah...


MAKASSAR, SUARATIPIKOR.COM -; Camat Mamajang M. Ari Fadli, S.STP memberikan himbauan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam membeli tanah.

Hal ini disampaikan Ari Fadli usai mengadakan pertemuan dengan Dinas Pertanahan Kota Makassar dan Biro Hukum Setda Kota Makassar terkait pembebasan lahan Fasum Fasos akses Jalan Tanjung Bunga (Pasar Pamos), Senin (13/3/2023).

Menurutnya, setiap proses jual beli tanah harus diperhatikan terkait keabsahan, kebenaran dari dokumen pihak pembeli.

“Jadi kami selaku pemerintah kecamatan Mamajang menghimbau, agar setiap proses jual beli lahan, agar tolong mengecek kebenaran, keaslian dan keabsahan surat-suratnya. 

Karena saat ini banyak oknum-oknum masyarakat atau mafia-mafia tanah yang memanfaatkan lahan dari Pemerintah Kota Makassar,” ucapnya.

Ari Fadli juga menyampaikan bahwa terkait pengembalian Fasum dan Fasos Pemkot Makassar merupakan atensi dari BPK dan juga KPK terkait penilaian kinerja keuangan dan aset pemerintah kabupaten, kota maupun provinsi.

“Apalagi banyak lahan-lahan Pemerintah Kota Makassar yang kurang tercatat dengan baik, sehingga dikuasai oleh oknum-oknum masyarakat,” imbuhnya.

“Olehnya itu Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pertanahan Kota Makassar mengintensifkan pengembalian lahan Fasum dan Fasos,” lanjutnya.

Sebelumnya, Camat Mamajang membahas langkah-langkah yang ditempuh oleh tim pengembalian lahan Fasum Fasos di Pasar Pamos yang diketuai oleh Dinas Pertanahan.

Menurutnya, ada tiga langkah yang akan dilakukan oleh tim pengembalian aset Fasum dan Fasos pada Pasar Pamos.

“Langkah pertama yang akan dilakukan yaitu tim akan melakukan gugatan perdata terhadap akte jual beli para pedagang yang terbit dari notaris. Kemudian yang kedua, besok kami akan berkoordinasi dengan Bapenda Makassar karena adanya PBB yang terbit, karena PBB yang diterbitkan itu tentu ada risalah tanahnya. Dan yang ketiga lahan yang disebelah kanan yang kami tertibkan kemarin itu, akan kami tetap jaga, agar tidak ditempati kembali oleh pedagang,” ulasnya.

“Proses pengembalian Fasum dan Fasos Pasar Pamos ini akan terus kita intensifkan dalam minggu ini dan terus on progres,” kuncinya. (*)

Tidak ada komentar