Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Pengarahan Kepada Para Pama Ke Atas, Pangdam XIV/Hsn : Menjadi Pemimpin Harus Memiliki 3 Kata : Kata Hati, Kata Pikir dan Kata Tindak/Sikap

Makassar - Wujud Kepedulian Pimpinan kepada prajuritnya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr (Ha...



Makassar - Wujud Kepedulian Pimpinan kepada prajuritnya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr (Han)., memberikan pengarahan kepada para Pama ke Atas se-Kota Makassar, yang bertempat di Baruga M. Yusuf, Makodam XIV/Hsn, Kota Makassar. Rabu (20/09/2023).

Pengarahan ini bertujuan agar seluruh Perwira yang merupakan unsur pimpinan dapat memahami tugas dan tanggungjawab yang diemban guna menghasilkan hasil kinerja yang baik dan optimal dalam menjalankan tugas pokok TNI.

Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa seorang pemimpin harus mempunyai frekuensi dan komitmen yang sama dengan anggotanya dalam menjalankan tugas pokok serta selalu siap menerima konsekuensi yang dikerjakan dalam mencapai suatu tujuan yang diinginkan.

"Konsekuensi menjadi seorang Perwira harus siap diterima, karena menjadi Perwira, unsur pimpinan sudah melekat di hati, sehingga harus memiliki tiga aturan kata yaitu kata pikir, kata hati, dan kata tindak/sikap harus mencerminkan bahwa anda seorang pemimpin", Ungkapnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, menjadi seorang pemimpin harus bisa membangun komunikasi yang baik dengan anggotanya sehingga bisa membantu dan mengurangi kesulitan yang dialami anggota karena seorang pemimpin itu adalah pribadi yang harus dikorbankan.

Selain itu, Jenderal bintang dua ini juga menghimbau agar menjadi seorang pemimpin harus selalu bersyukur dengan apa yang sudah diperoleh dan apa yang sudah dimiliki, seperti pesan Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, mengatakan "Hiduplah pada levelmu sendiri, jangan hidup di level orang lain, jangan membanding-bandingkan dengan orang lain, karena banyak orang tidak bisa mengukur diri", Tandasnya.

Tidak ada komentar