PAREPARE, SUARATIPIKOR.COM - Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah atau ITSBM Selayar turut ambil bagian dalam ajang Indonesian ...
Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Kabupaten Kepulauan Selayar sekaligus memperluas jejaring kolaborasi pengembangan produk unggulan daerah.
Bekerja sama dengan Rumah BUMN Selayar, ITSBM Selayar menghadirkan booth yang menampilkan beragam produk khas Kepulauan Selayar. Produk-produk tersebut mendapat perhatian pengunjung karena menampilkan kekayaan sumber daya lokal yang telah diolah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi dan berdaya saing.
Libatkan Mahasiswa, dari Hilirisasi Perikanan hingga Kerajinan
Koordinator Tim ITSBM Selayar, Sarah Sasmita, mengatakan partisipasi di ICCN merupakan wujud komitmen perguruan tinggi dalam memajukan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
"Keikutsertaan kami di ICCN Parepare adalah wujud nyata komitmen ITSBM Selayar memperkenalkan produk-produk unggulan asli Kepulauan Selayar. Sekaligus mendukung pengembangan dan pemasaran UMKM lokal melalui kolaborasi dengan Rumah BUMN Selayar," ujar Sarah, Minggu 5 Juli 2026.
Ia menjelaskan, sebagian produk yang dipamerkan merupakan hasil pembelajaran mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Sebelum dipasarkan, mahasiswa terjun langsung meninjau proses pengolahan di lapangan agar memahami tahapan produksi, pengendalian mutu, hingga nilai tambah dari hilirisasi sumber daya perikanan.
Tidak hanya itu, mahasiswa Program Studi Kewirausahaan juga ikut menampilkan hasil kerajinan tangan karya mereka sendiri. Produk tersebut dipasarkan langsung kepada pengunjung sebagai bagian dari implementasi pembelajaran kewirausahaan yang menekankan kreativitas, inovasi, dan kemampuan pemasaran.
Media Promosi Sekaligus Laboratorium Industri Kreatif
Bagi ITSBM Selayar, keikutsertaan di ICCN 2026 tidak hanya sebatas promosi. Kegiatan ini juga menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk memahami ekosistem industri kreatif, strategi pemasaran, hingga pentingnya membangun jejaring dengan pemangku kepentingan dari berbagai daerah.
"Melalui ICCN, mahasiswa kami belajar langsung bagaimana membawa produk lokal bersaing di pasar yang lebih luas. Ini bagian dari upaya kampus mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tapi juga siap menggerakkan ekonomi masyarakat," tambah Sarah.
Dengan keterlibatan aktif ini, ITSBM Selayar menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Laporan: Supardi





Tidak ada komentar