Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Bosowa Mempertemukan Gubernur Terbaik Indonesia

Dilihat 0 kali 6/21/2020

SUARATIPIKOR.com - Ke empat Gubernur sudah konpirmasi kesediaannya untuk menjadi Narasumber Webinar Nasional II Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Bosowa hari Senin tanggal 22 juni 2020 Jam 9.30 - 12.30 Wita YAITU Gubernur  DKI Jakarta Prof.Anies Rasyid Baswedan,. Gubernur Jawa Barat Dr. Moehammad Ridwan Kamil. ST., M.S.P,.

Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Dr.H. M.Nurdin Abdullah, M. Agr. Gubernur Sumatra Barat Prof. Irwan Prayitno, S.Psi.M.Sc
Demikian pun Penanggap dalam. Seminar Nasional ini Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Indonesia, Dr. Beta Yulianita Gitaharie, SE., M.E.,  Dekan fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Gajah Mada Bapak Eko Suwardi. M.Sc.Ph.D,,  Dekan fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Bosowa Dr.H.A.Arifuddin Mane,, SE. M. Si
SH. MH.

Rencana Sambutan Bapak Founder Bosowa H. Aksa Mahmud, Rektor Universitas Bosowa,  akan di hadirin oleh  Presiden Bosowa Corporation Erwin Aksa,
Ketua Yayasan Bosowa Education ibu Melinda Aksa , ketua BPH Universitas Bosowa, Para Wakil Rektor, Para Dekan, Para Dosen dan Mahasiswa Universitas Bosowa.

Pandemi Covid-19 kian meresahkan masyarakat. Seiring jumlah kasus yang terus meningkat, pemerintah berupaya memperkuat percepatan penanganan Covid-19 agar tidak terjadi lonjakan kasus, sehingga badai corona akan segera berakhir dengan berbagai langka langka strategis yang di lakukan Dengan anggaran yang sangat besar mencapai 677 triliun

Maka tanggung jawab pemerintah dari Pusat sampai ke Daerah bahkan sampai ke Pemerintah Desa dan RT, RW bersama Masyarakat wajib mengambil peran dan mengawasinya penggunaan Dana tersebut agar tepat pungsi dan sasaran, kita berharap  Gubernur  mengambil langka strategis dalam langkah penanganan covid-19 yang cepat dan tepat yang  dilakukan dengan akuntabel dan transparan  Maka tata kelolanya harus tepat sasaran untuk membantu kehidupan seluruh rakyat indonesia.

Kita wajib mengawal dan mengawasi dana tersebut dengan baik agar dapat membantu masyarakat dan pelaku usaha yang sedang mengalami kesulitan. Sehingga  Aspek pencegahan, pengawasan, penindakan, akuntabilitas pengelolaan keuangan negara dan daerah khususnya terkait pelaksanaan percepatan penangan covid-19 dan pemulihan ekonimi nasional pemerintah wajib mengambil kebijakan yang terukur disesuaikan dengan data penanganan masalah covid-19.

Pemerintah Daerah mempunyai kebijakan yang strategis dan berbeda di sesuaikan dengan kasus maupun keadaan ekonomi Daerah dengan mempertimbangkan antara kebutuhan tetap menjaga kesehatan masyarakat, namun di sisi lain bisa memberi ruang supaya tidak terganggunya Ekonomi Indonesia dan kita siap menghadapi new normal.

Permasalahan yang muncul akibat dari Covid-19 ini adalah Masalah kesehatan masyarakat, meningkatnya pengangguran, PHK, meningkatnya kemiskinan, meningkatkan kejahatan dan permasalahan sosial dan kita semua wajib bersama sama dalam mencari solusi yang di hadapi bangsa Indonesia serta dunia Internasional tentang Covid-19 ini paling tidak ini harapan kami sebagai penyelenggara Weminar Nasional II Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Bosowa . (*)

Penulis: Dr.H.A.Arifuddin Mane,, SE. M. Si
SH. MH,
Editor: A2W.

Suaratipikor.com adalah sebuah situs berita yang menyajikan beragam informasi dan berita terbaru, yang mencakup politik, pendidikan, kriminal dalam dan luar negeri.

Related Posts

Previous
Next Post »