Warga Perumahan BTN Sao Sarana Indah Resah, Akses Jalannya Ditutup

Dilihat 0 kali 9/22/2020
 

Oknum Ketua RT Diduga Dalang Penutupan Akses Jalan

MAKASSAR - Senin, (21/9/ 2020) Makassar_ Warga Perumahan BTN Sao Sarana Indah Jl. Mannuruki Kel. Sudiang Raya Kec. Biringkanaya Kota Makassar sangat resah dengan adanya pemasangan portal permanen yang diduga dilakukan oleh oknum di perumahan itu.
Pasalnya, dengan adanya Pemasangan portal permanen dari pihak RT 01 dan warga setempat, hingga terjadinya pertengkaran di perumahan tersebut dan Pihak pemilik Lahan tanah pesona indah Sudiang raya pun telah menutup Saluran Pembuangan airnya, hingga terjadi genangan air dan banjir ketika hujan turun deras dan berimbas kepada rumah warga RT 02 wilayah setempat.

Salah saeorang warga yang ditemui media ini mengatakan, dirinya sangat resah sekali tatkala hujan deras turun kerena terjadi banjir. 

Hasil informasi yang diperoleh dilapangan, dari  salah seorang warga setempat yang tidak ingin namanya dimediakan mengatakan,  warga setempat khususnya  RT 02 tersiksa dan kerja bakti karena tergenang air hujan hingga mengakibatkan banjir di pemukiman rumah akibat saluran pembuangan air tertutup.  

Lanjutnya_ pada saat ketua RT 02 dikonfirmasi Senin (21/09/2020) Ia mengatakan bahwa, Itu sebenarnya bukan persoalan kami, tetapi itu sebenarnya persoalan RT 01 (satu) dengan pihak pemilik lahan tanah di belakang, bukan persoalannya Kami RT 02, dengan adanya penutupan Saluran pembuangan air itu, maka imbasnya ke warga saya sebagian, Karena waktu disaat kemarin baru hujan sedikitpun sudah tergenang air alias banjir, apa lagi disaat hujan yang sangat deras sekali, Ungkapan_ Muh.Risal Ketua RT 2.

Saya menghimbau kepada RT 01 yang Berada didepan supaya mengadakan pertemuan dengan yang pemilik lahan tanah di belakang supaya ada kecocokan, ada kesinkronan, agar supaya dibuka akses jalanan kembali, karena hal seperti ini sangat merugikan saya di wilayah RT 02 dan warganya setempat.

Saya sudah jelaskan kepada mereka, ketika Apabila akses jalanan itu ditutup, maka otomatis yang pemilik tanah tersebut juga akan menutup (saluran pembuangan air) pasti berimbasnya ke kami RT 02 dan warga sekitarnya.

Ungkapan dari hasil RT 01 Mengatakan, ia nanti akan dicarikan solusinya, saya mengatakan bahwa, bukan persoalan nanti dan nanti pak, tetapi ini persoalan sekarang jadi harus dipikirkan sekarang, Bukan apanya, air orang yang dari blok B 10 sampai  ke blok B 11 bahkan airnya orang dari kampung tersebut mengalir dan tergenang di wilayah kami RT 02 Semua, Jelasnya_ Muh.Risal.

Lanjutnya_ Ditempat terpisah, Lurah Sudiang Raya saat dikonfirmasi tentang pemasangan portal tersebut mengatakan, di waktu malam jumat kemarin saya tidak hadir dikarenakan tidak ada informasi atau undangan klarifikasi yang datang ke kami, sehingga kami sebagai pemerintahan setempat tidak ikut menghadiri.

Kami hanya mengetahui begitu pagi akses jalan di belakang sudah ditutup, itu pun kami hanya mengetahui dari salah satu warga yang memberi informasi ke saya lewat chatingan hp, makanya kami sementara mencari titik temunya antara pihak pimilik Lahan tanah dan warga perumahan setempat agar bisa bermufakat dan sama-sama di untungkan di pemanfaatan jalannya.

waktu lalu sempat ditutup hingga namun alhamdulillah sudah terbuka kembali pada saat pertemuan mediasi pertama, cuman saya tidak tau kenapa sekarang ada lagi penutupan dan saya tidak mengetahui bagaimana progresnya ke warga, Katanya_ Andi Wahyu Rasyid Asis.

Saya berharap agar kedepannya tidak ada lagi seperti ini dan warga juga tidak boleh asal menutup jalanan, karena biar bagaimanapun itu sudah termasuk dalam Rana Fasilitas Umum, Sehingga dalam pengembanganpun Justru lebih bagus jika ada pengembang dan penduduk baru yang tinggal di belakang dan bisa dijadikan penduduk yang padat dan jumlah penduduk kita semakin bertambah dan Sosialisasi kita bisa berjalan dengan baik antara perumahan yang baru dengan yang lama.

Sebenarnya jika kalau saya lihat dan permasalahan ini bisa di atasi tanpa ada keributan, sehingga bisa berjalan mulus dan lancar, karena pernah diadakan mediasi seperti itu hingga berjalan dengan baik.

Saya tidak tau atau mungkin hanya warga meminta untuk diperbaiki jalannya, Jadi kami dari pihak kelurahan sudah pasti akan diperbaiki, kami hanya minta satu Surat dari RT dan RW untuk melepaskan fasum Tersebut ke pihak pemerintah setempat, Karena itu yang kami tunggu sekarang dan kami belum memasuki ke fasum disana, Pastinya kami akan mediasikan, Tutupnya_ Lurah Sudiang Raya Andi Wahyu Rasyid Asis. (Adi)

Editor: A2W/Rusdi.

Suaratipikor.com adalah sebuah situs berita yang menyajikan beragam informasi dan berita terbaru, yang mencakup politik, pendidikan, kriminal dalam dan luar negeri.

Related Posts

Previous
Next Post »